News / Nasional
Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:23 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menyatakan komunikasi internal partai politik terkait RUU Pemilu sedang berjalan.
  • Komisi II DPR RI siap membahas RUU Pemilu melalui panitia kerja namun masih menunggu keputusan pimpinan DPR RI.
  • Para sekretaris jenderal partai koalisi pemerintah telah mengadakan pertemuan untuk menyatukan visi dan mendukung penuh kebijakan nasional.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, memberikan tanggapan terkait rencana dimulainya pembahasan terbatas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.

Dede menyebutkan, bahwa kekinian proses komunikasi di tingkat partai politik tengah berjalan, khususnya melalui pertemuan para Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai.

"Kan begini ya, kalau saat ini saya dengar sudah ada pertemuan dengan para Sekjen. Nah tentu para Sekjen ini mengatasnamakan atau juga mendapat apa mendapat masukan dari para ketua umum," ujar Dede Yusuf di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

"Baru setelah semua didiskusikan, Komisi II kemudian mendapatkan katakanlah diskusi ataupun dialog dengan para Sekjen-Sekjen ini kan terkait dengan partai-partai Pemilu ya," katanya menambahkan.

Dede menjelaskan, bahwa Komisi II pada prinsipnya dalam posisi siap untuk memulai pembahasan melalui Panitia Kerja (Panja). Namun, hingga kekinian pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari pimpinan DPR RI.

"Nah jadi prinsipnya kalau kami selalu open menunggu kapan kita bisa start, kita bisa mulai. Ya. Nah kalau misalnya katakanlah kita masih belum bisa memulai panja berarti masih menggunakan undang-undang lama gitu," uca[ Dede.

"Undang-undang lama kan sebetulnya masih berlaku. Ya, jadi kita sementara ini masih menunggu keputusan pimpinan untuk kita bisa memulai panja. Sambil menjaring-menjaring tentunya dari masukan dari tempat-tempat lain," jelasnya.

Terkait adanya pertemuan para Sekjen partai di kediaman Sekjen Gerindra beberapa waktu lalu, Dede menilai hal tersebut sangat wajar mengingat RUU Pemilu berkaitan erat dengan kepentingan partai politik.

Ia berharap hasil diskusi tersebut dapat menjadi masukan berharga bagi Komisi II.

Baca Juga: Demi Menjawab Kebutuhan Masyarakat, DPR Pastikan Pembahasan RUU Tetap Berjalan Selama Reses

"Kalau pertemuan para Sekjen pasti urusannya partai kan. Nah kalau salah satu yang berurusan dengan partai kan adalah undang-undang Pemilu. Jadi kita juga berharap bahwa ada output nanti dialog-dialog di antara para Sekjen ini yang bisa menjadi pengayaan bagi kita di Komisi. Gitu," kata dia.

Saat ditanya mengenai kepastian waktu dimulainya pembahasan RUU Pemilu tersebut, Dede mengaku belum bisa memastikan tanggal pastinya.

Kendati begitu, ia merujuk pada pernyataan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang sebelumnya menyebut akan segera menindaklanjuti rencana tersebut.

"Nah itu saya belum tahu tuh. Mulai kapannya saya belum tahu. Tetapi yang jelas pimpinan DPR kan Pak Dasco sudah mengatakan bahwa akan segera menindaklanjuti. Jadi ya mudah-mudahan segera ditindaklanjuti dalam konteks artinya mengikuti jadwal tahapan Pemilu," pungkasnya.

Pertemuan Sekjen Pendukung Prabowo

Sebelumnya, para Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai politik pendukung pemerintah menggelar pertemuan silaturahmi penting menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81.

Load More