News / Nasional
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:18 WIB
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Suara.com/Dea)
Baca 10 detik
  • KPK melakukan operasi tangkap tangan kasus korupsi di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman pada Jumat, 21 Agustus 2026.
  • Petugas mengamankan empat belas orang serta barang bukti uang tunai senilai ratusan juta rupiah di Purwokerto dan Jakarta.
  • Sembilan orang yang sedang diperiksa intensif tersebut di antaranya mencakup Rektor dan dua Wakil Rektor Unsoed.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan operasi tersebut dalam keterangan pers pada Jumat (21/8/2026).

"Benar bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah, di mana dalam kegiatan penyelidikan tersebut kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan terhadap terduga pelaku tindak pidana korupsi," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Dalam operasi ini, tim KPK mengamankan total 14 orang, terdiri atas 12 orang di Purwokerto dan 2 orang di Jakarta.

"Kemudian dari 12 orang yang diamankan di wilayah Purwokerto tersebut, 7 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," papar Budi.

"Sehingga saat ini, total ada 9 orang yang sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif, masih di tahap penyelidikan," lanjutnya.

Sembilan orang yang diperiksa intensif tersebut di antaranya adalah Rektor dan dua Wakil Rektor Unsoed.

Dalam penggeledahan, tim KPK turut mengamankan barang bukti uang tunai Rupiah senilai ratusan juta.

Kasus ini diduga berkaitan dengan praktik suap dalam penerimaan mahasiswa baru, khususnya di Fakultas Kedokteran.

Baca Juga: KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

"Ada sejumlah uang bernilai ratusan juta untuk bisa masuk sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran di sana, dan diduga memang ada layering dalam penerimaan tersebut," jelas Budi

KPK pun menyatakan keprihatinan atas dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan kampus.

"Ini seperti ketika mahasiswa baru masuk ke gerbang kampus, sudah ada praktik-praktik transaksional," kata Budi.

KPK memastikan, konstruksi lengkap perkara ini akan segera disampaikan dalam waktu dekat. 

Load More