- Petugas keamanan mengamankan dua pria berinisial AI dan JM di Jalan Yos Sudarso pada 12 Agustus 2026.
- Penangkapan kedua terduga pencuri motor Honda Beat tersebut berkat rekaman kamera pengawas dan sistem pemantauan kawasan Osaka.
- Pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada Polsek Teluknaga guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Suara.com - Dua pria berinisial AI (41) dan JM (32) diamankan petugas keamanan setelah diduga terlibat pencurian sepeda motor di kawasan Osaka, Tangerang, Banten.
Keduanya terdeteksi kembali memasuki kawasan tersebut hanya dua hari setelah motor milik seorang pegawai tenant dilaporkan hilang.
Peristiwa pencurian terjadi pada 10 Agustus 2026.
Sepeda motor Honda Beat milik korban dilaporkan raib, kemudian tim keamanan menelusuri rekaman kamera pengawas untuk mencari petunjuk.
Dari rekaman CCTV, petugas memperoleh gambaran mengenai dua orang yang diduga berkaitan dengan pencurian tersebut.
Informasi itu kemudian digunakan sebagai dasar pemantauan di lapangan.
Dua hari berselang, AI dan JM diduga kembali memasuki kawasan menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter.
Keberadaan mereka terdeteksi sistem keamanan sebelum informasi diteruskan kepada petugas di lapangan.
Petugas kemudian menutup sejumlah akses keluar untuk mempersempit ruang gerak keduanya. AI dan JM akhirnya diamankan di Jalan Yos Sudarso.
Baca Juga: Perang SUV Listrik Memanas: Nevo Q05 Pamer Ngecas Kilat, Leap Motor Andalkan Sasis Eropa
Keduanya selanjutnya diserahkan kepada Polsek Teluknaga bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum.
CCTV dan Respons Petugas Terintegrasi
Di PIK, CCTV menjadi bagian dari sistem keamanan terintegrasi yang beroperasi selama 24 jam.
Kamera CCTV di kawasan tersebut terhubung dengan Master Control Room yang memantau kondisi lapangan secara real time.
Pemantauan dilakukan melalui jaringan kamera yang tersebar di sejumlah titik.
Sistem tersebut berjalan bersama personel keamanan yang ditempatkan di lapangan.
Berita Terkait
-
Perang SUV Listrik Memanas: Nevo Q05 Pamer Ngecas Kilat, Leap Motor Andalkan Sasis Eropa
-
Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora
-
Syarat Motor Listrik yang Bakal Dapat Subsidi Pemerintah, Harus Gunakan Baterai Nikel
-
Keluarga Siswa Tewas Imbas Jalan Licin Kramatjati Tuntut Penataan Pasar Tumpah
-
Tampang Sangar Harga Murah, Motor TVS Raider Edisi Dokter Doom Resmi Mengaspal
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan
-
Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak
-
Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla
-
Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia
-
Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi
-
Rekening Mas Botok AMPB Diblokir Bank, Jefri Nichol: Serem Belum Demo Udah Dibungkam