News / Nasional
Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:40 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). [Suara.com/Bagaskara]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan ketangguhan bangsa saat peluncuran PLTS di Bali, Selasa (25/8/2026).
  • Pemerintah memberikan respons cepat dan masif dalam menangani bencana banjir Aceh serta gempa NTT.
  • Fasilitas darurat bencana dibiayai dari anggaran negara yang diselamatkan melalui pemberantasan praktik korupsi.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekuatan dan ketangguhan bangsa Indonesia teruji dalam menghadapi berbagai bencana alam.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Launching dan Groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Di hadapan para hadirin, Prabowo menyoroti respons pemerintah terhadap bencana banjir di Aceh, terlebih gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini.

Ia mengaku pemerintah telah melakukan respons cepat dalam penanganan bencana di NTT.

Ia menegaskan bahwa negara senantiasa hadir bagi rakyat yang tengah tertimpa musibah.

"Ini saya sampaikan pada kesempatan ini karena kita walaupun menghadapi cobaan, walaupun menghadapi rintangan, hambatan, kita kuat. Kita mampu. Kita buktikan terus. Bencana di Aceh kita selesaikan dalam waktu yang tidak mungkin diperkirakan oleh banyak pihak. Di NTT reaksi kita sangat cepat, sangat masif. Di mana-mana negara kita hadir," ujar Prabowo.

Ia menjelaskan bahwa kehadirannya sebagai kepala negara adalah untuk memastikan seluruh aset bangsa dikelola dengan integritas tinggi demi kepentingan rakyat.

Ia juga mengaitkan keberhasilan penanganan bencana dengan komitmennya memberantas praktik korupsi.

Warga melintas di samping bangunan rumah yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026). [ANTARA FOTO/Mega Tokan/app/nym]

"Dan saya sebagai Presiden pemegang mandat dari rakyat, saya terus menghimpun kekuatan negara. Kekuatan negara ini intinya adalah bahwa semua aset bangsa, semua kekayaan bangsa harus dikelola dengan sebaik-baiknya, dengan sejujur-jujurnya, dengan dasar patriotisme cinta tanah air, cinta rakyat, rasa tanggung jawab yang sangat besar," katanya.

Baca Juga: Prabowo Minta Bahlil Hentikan Total Impor BBM dan LPG Secepatnya

Karena itu, prabowo menegaskan bahwa penyelewengan dan korupsi harus diberantas sampai ke akar-akarnya.

"Kita harus punya tekad itu, walaupun banyak pihak yang selalu nyinyir dan memandang bahwa kita tidak sungguh-sungguh, kita sungguh-sungguh," tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo memaparkan bahwa ketersediaan fasilitas pendukung darurat, seperti helikopter dan alat berat yang digunakan di lokasi bencana, merupakan hasil dari upaya pemerintah menghentikan kebocoran anggaran negara.

"Bagaimana kita sekarang bisa mengatasi masalah, bisa punya ratusan helikopter, bisa mengatasi alat berat kalau kita tidak punya uang? Dari mana uang itu? Uang itu dari yang kita selamatkan dari korupsi-korupsi yang berjalan selama ini. Kita hentikan kebocoran-kebocoran itu. Kita belum puas. Kita harus lebih keras lagi mengelola semua keuangan," pungkasnya.

Load More