- Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menyatakan Presiden Prabowo Subianto mendukung penuh pengesahan RUU Perampasan Aset pada Rabu (26/8/2026).
- Presiden Prabowo sebelumnya telah menyampaikan komitmennya terkait percepatan undang-undang tersebut pada Mei dan September 2025.
- Pemerintah menegaskan bahwa proses pembahasan RUU Perampasan Aset kini sepenuhnya berada di tangan DPR RI.
Suara.com - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Rai menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto mendukung pengesahan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset. Kini, menurut pemerintah, bola terkait keputusan tersebut ada di DPR.
"Kalau Undang-Undang Perampasan Aset, itu aspirasi Presiden sangat sejalan dengan aspirasi masyarakat. Setidaknya yang saya catat dua kali Presiden sudah mengeluarkan pernyataan," kata Kepala Bakom RI Muhammad Qodari di kantor Bakom RI, Rabu (26/8/2026).
Pernyataan pertama disamlaikan langsung Prabowo pada 1 Mei 2025 bertepatan dengan Hari Buruh.
"Beliau mengatakan Undang-Undang Perampasan Aset segera dilaksanakan," kata Qodari.
Kedua, pada 1 September 2025 dalam pertemuan dengan tokoh-tokoh agama.
"Pak Yahya sebagai Ketua PBNU waktu itu menceritakan sikap Presiden dan dukungan Presiden kepada Undang-Undang Perampasan Aset," kata Qodari.
Qodari mengatakan Menteri Hukum Supratman Adni Agtas juga sudah menyatakan bahwa ada instruksi tegas dari Presiden agar RUU Perampasan Aset segera diproses.
"Tapi kita semua kawan-kawan harus tahu dan menyadari bahwa ini statusnya undang-undang sebagai inisiatif DPR. Jadi bolanya sekarang ada di DPR," kata Qodari.
"Dan saya membaca juga Ibu Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR mengatakan ada tenggat pada bulan Desember tahun ini harus selesai. Jadi kita tunggu perkembangannya karena nanti kan pasti ada pembicaraan dengan pemerintah, ya, akan membuat daftar inventaris masalah dan seterusnya," sambung Qodari.
Baca Juga: Viral Budi Arie Singgung Perubahan Politik Sebelum 2029, Kepala Bakom Qodari Ogah Beri Tanggapan
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
5 Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Usia 30 Tahun, Rawat Kulit Tetap Kencang dan Cerah
-
Siaga Demo DPR! Senayan City dan Plaza Senayan Pertebal Keamanan, TNI Bakal Ikut Jaga
-
Prabowo Dukung RUU Perampasan Aset, Kini Bola Ada di DPR
-
Anomali Desil Ancam Bantuan Sosial, Pemerintah Janji Lakukan Koreksi
-
Jalani Tes Jadi Gubernur BI, Destry Mau Jaga Rupiah dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Borussia Monchengladbach Kasih Kevin Diks Jabatan Penting
-
Usai Absen Rapat Konflik Agraria, Kabareskrim Akhirnya Hadir dan Minta Maaf ke DPR
-
Apa Beda Strawberry Skin dan Chicken Skin? Ini Penyebab serta Cara Mengatasinya
-
Bukan Bayaran, Warga Pati Patungan ke Jakarta Demi Suarakan RUU Perampasan Aset di DPR
-
Penulis Sebut The Trauma Code Season 2 Syuting Oktober, Netflix Buka Suara