Prabowo Terima Angkatan Laut Italia yang Antar Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Istana

Kamis, 24 September 2026 | 14:17 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima perwakilan Angkatan Laut Italia yang mengantar kapal induk Giuseppe Garibaldi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9/2026). [Suara.com/Novian]
BACA 10 DETIK
  • Presiden Prabowo Subianto menerima perwakilan Angkatan Laut Italia di Istana Kepresidenan Jakarta.
  • Pemerintah Indonesia resmi mengubah nama kapal induk Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya setelah resmi menerimanya.
  • Kapal induk baru tersebut difungsikan untuk memperkuat Angkatan Laut serta membantu penanganan bencana termasuk kebakaran hutan.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menerima perwakilan Angkatan Laut Italia di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9/2026). Mereka merupakan rombongan yang sebelumnya mengantar kapal induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia.

Pantauan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, sejumlah perwakilan Angkatan Laut Italia telah tiba untuk menemui Prabowo.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan pertemuan tersebut. Dia menyebut perwakilan Angkatan Laut Italia yang diterima Prabowo merupakan bagian dari rombongan yang mengantar Giuseppe Garibaldi ke Indonesia.

"Rencananya Bapak Presiden akan menerima perwakilan dari Angkatan Laut Italia yang kemarin mengantar Giuseppe Garibaldi untuk menjadi kapal induk pertama yang tadi pagi sudah secara resmi berubah nama dan kita beri nama menjadi KRI Sriwijaya," kata Pras kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).

Menurut Pras, kehadiran kapal induk tersebut diharapkan dapat memperkuat Angkatan Laut Indonesia sekaligus dimanfaatkan untuk membantu penanganan berbagai persoalan, termasuk bencana.

"Mohon doa restunya semoga ini memperkuat Angkatan Laut kita dan membawa manfaat untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang kita hadapi," katanya

Salah satu pemanfaatannya, kata Pras, adalah mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kapal induk tersebut rencananya akan difungsikan sebagai pangkalan bagi helikopter yang dikerahkan untuk melakukan pemadaman melalui metode water bombing.

"Kapal induk ini bisa difungsikan sebagai salah satu pangkalan untuk helikopter-helikopter kita yang melakukan proses pemadaman dengan metode water bombing melalui udara," pungkas Pras.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com