Dunia Gemetar, Harga Minyak Terus Mendidih saat Perdamaian AS - Iran Makin Tak Jelas

Senin, 28 September 2026 | 10:48 WIB
Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].
BACA 10 DETIK
  • Harga minyak dunia melonjak hingga 105 dolar AS akibat penolakan proposal damai Iran oleh Trump.

  • Rencana pembatasan ekspor diesel Amerika Serikat mengancam krisis pasokan BBM di kawasan Eropa.

  • Ekspor minyak Timur Tengah melonjak ke level tertinggi meskipun gangguan keamanan masih terus terjadi.

Di sisi lain, pengiriman minyak kasar dari produsen utama Timur Tengah sebenarnya merangkak naik menyentuh 12,8 juta barel per hari.

Pencapaian ekspor September ini mencatatkan rekor tertinggi sejak perselisihan militer memuncak pada awal tahun.

Peningkatan volume pengiriman minyak terjadi seiring membaiknya lalu lintas kapal tanker di sepanjang jalur Selat Hormuz.

Laporan data Kpler mengonfirmasi pergerakan harian melalui Selat Hormuz berhasil menembus angka 7,4 juta barel per hari.

Latar belakang pergeseran logistik ini terjadi setelah serangan militer merusak pipa East-West, sehingga Arab Saudi mengalihkan jalur ekspor dari Laut Merah ke pelabuhan Ras Tanura.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com