Sarmuji dan Bamsoet Masuk Pemerintahan, Ini Sosok Calon Penggantinya di DPR RI

Senin, 05 Oktober 2026 | 15:45 WIB
Wakil Ketua Baleg DPR Ahmad Doli Kurnia. (Suara.com/Bagaskara)
BACA 10 DETIK
  • Partai Golkar segera memproses pergantian antar waktu untuk M. Sarmuji dan Bambang Soesatyo di DPR RI.
  • Presiden melantik M. Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian dan Bambang Soesatyo sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden di Jakarta.
  • Partai Golkar mengikuti aturan larangan rangkap jabatan dengan menyiapkan pengganti berdasarkan perolehan suara terbanyak berikutnya pada Pemilu.

Suara.com - Partai Golkar segera memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk dua anggotanya di DPR RI, M. Sarmuji dan Bambang Soesatyo (Bamsoet), yang baru saja dilantik oleh Presiden untuk mengemban tugas di pemerintahan.

Sarmuji yang menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar ditunjuk sebagai Menteri Perindustrian, sedangkan Bambang Soesatyo dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada para kader pimpinan Partai Golkar tersebut.

"Ya. Kita tentu bersyukur, ya, ada kader-kader atau pimpinan Partai Golkar sekarang yang diberi amanah juga oleh Pak Presiden untuk membantu beliau dan membantu bangsa negara dan rakyat Indonesia," ujar Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026).

"Nah, yang pertama Pak Sarmuji, sekjen kita, sekarang sudah dilantik kemarin menjadi Menteri Perindustrian. Dan kemudian Pak Bambang Soesatyo menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden," sambungnya.

Doli menegaskan, bahwa penunjukan ini berkonsekuensi pada status keanggotaan mereka di parlemen karena adanya larangan rangkap jabatan.

Partai Golkar siap mengikuti mekanisme aturan hukum yang berlaku untuk memproses pergantian posisi keduanya di DPR RI.

"Nah, tentu sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, kan tidak boleh rangkap jabatan, ya, antara anggota DPR dengan jabatan-jabatan yang sekarang mereka amanah," kata Doli.

"Jadi ya kita mengikuti saja prosedur yang diatur dalam mekanisme peraturan perundang-undangan kita. Ini dalam waktu dekat ini kita akan sampaikan surat ke KPU, ya. Dan kemudian nanti selanjutnya, ya mengikuti proses yang ada aja," tambahnya.

Bambang Soesatyo alias Bamsoet. (Suara.com/Fakhri)

Mengenai nama-nama pengganti yang akan menduduki kursi parlemen, Doli memastikan proses penunjukan sesuai dengan perolehan suara terbanyak berikutnya pada Pemilu.

"Ya, jadi kan yang sementara ini yang di berikutnya itu Pak Subeno (pengganti Bamsoet), ya. Kalau Pak Sarmuji itu saya lupa saya. Pokoknya yang urutan berikutnya aja. Gitu. Kita akan taat dan patuh mengikuti aturan yang berlaku aja," pungkasnya.

Berdasarkan data hasil perolehan suara di Pemilu 2024, pertama Sarmuji berasal dari Dapil Jatim VI. Peroleh suara terbanyak di dapil tersebut setelah Sarmuji adalah Heru Tjahjono dengan angka 90.569.

Kemungkinan besar Heru Tjahjono yang akan menggantikan Sarmuji di DPR RI mewakili Dapil Jatim VI.

Sementara Bamsoet berasal dari Dapil Jawa Tengah VII, peroleh suara terbanyak di bawah Bamsoet adalah Subeno dengan angka 11.515.

Nantinya Subeno kemungkinan besar yang akan menggantikan Bamsoet sebagai anggota DPR RI Golkar dari dapil tersebut.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com