'Adik Dibawa Ibu-ibu Jahat', Jerit Pilu Bocah Korban Penculikan di Jakbar yang Ditinggal di Jalanan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:49 WIB
Ilustrasi penculikan. [Dok.Antara/Shutterstock/pri]
BACA 10 DETIK
  • Polisi memburu wanita terduga pelaku penculikan dua anak perempuan di Tegal Alur pada Rabu, 30 September 2026.
  • Pelaku merampas kalung emas korban serta melarikan diri ke arah wilayah Tangerang Kota berdasarkan rekaman CCTV.
  • Kedua korban ditemukan selamat di lokasi berbeda pada hari kejadian dan telah berkumpul kembali bersama keluarga.

KI yang mengingat alamat rumahnya secara rinci itu kemudian diantarkan oleh Ketua RT setempat kembali ke rumah. Sementara itu, sang adik, CI, baru ditemukan sehabis waktu Isya, sekitar pukul 19.00 WIB, di sebuah rumah kosong di daerah Gempol Payak, Kalideres, arah Bandara Soekarno-Hatta.

CI sempat menolak berbicara selama hampir satu jam dan hanya memberi isyarat tunjuk tangan sebelum akhirnya mau diajak berkomunikasi di Pos RW setempat.

Berdasarkan pengakuan kedua korban, pelaku mengintimidasi dan mendoktrin mereka agar tidak berinteraksi dengan orang lain.

"Kata ibu-ibu yang bawa aku, aku nggak boleh ngomong sama orang lain. Kalau diajak ngomong, katanya nggak boleh ngomong. Kalau dikasih minum, nggak boleh minum, nanti diracun," ujar Juli meniru ucapan anak bungsunya saat ditanya warga.

"Ngomongnya begitu. Dua anak ini sama ngomongnya. Jadi, yang bawa dia itu pesannya semuanya sama, digituin," lanjut dia.

Tak hanya menculik dan mengintimidasi, pelaku yang merupakan seorang wanita yang mengendarai sepeda motor tersebut juga mengambil barang berharga milik kedua korban.

"Pas kakak diturunin, kalungnya dicopot sama pelaku. Kalau kalung adiknya, dicopot pas dibawa pergi lagi," jelas Juli.

"Kata anak saya, ibu-ibu yang membawanya bilang nggak boleh ngomong sama orang lain. Kalau dikasih minum, juga nggak boleh, nanti diracun. Dua-duanya diberitahu hal yang sama," tambah dia.

Tindakan pelaku yang mengenakan jaket, helm, dan masker saat membonceng kedua korban itu sempat terekam kamera CCTV di jalur yang dilalui. Saat ini, kedua anak tersebut sudah berkumpul kembali bersama keluarganya.

"Semalam sudah olah TKP, di lokasi, dan kami berharap agar pelaku segera ditangkap," pungkas Juli.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com