Bukan Lagi Jogya, Pramono Klaim Jakarta Jadi Kota Pelajar Terbaik di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Bagaskara)
BACA 10 DETIK
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendeklarasikan Jakarta sebagai kota pelajar nomor satu di Indonesia pada Rabu (14/10/2026).
  • Pencapaian tersebut didasarkan pada Indeks Pembangunan Manusia Jakarta yang mencapai angka 85,05 dengan kontribusi pendidikan yang tinggi.
  • Pernyataan itu disampaikan Pramono di Balai Kota DKI Jakarta saat melantik sejumlah pejabat fungsional yang sebagian besar adalah guru.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Jakarta kini menjadi kota pelajar nomor satu di seluruh Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Pramono saat melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat fungsional di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/10/2026) sore.

Ia menilai posisi Jakarta saat ini jauh berbeda dibandingkan sebelumnya.

"Jakarta yang selama ini tidak pernah menjadi kota pelajar nomor satu, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu di seluruh Indonesia," ujarnya.

Menurut Pramono, predikat kota pelajar itu sejalan dengan peringkat Jakarta dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Ia menyebut IPM Jakarta mencapai 85,05, disusul Yogyakarta di posisi kedua dan Bali di posisi ketiga.

"Jadi nggak salah kalau Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu karena memang di dalam IPM, kontribusi pendidikan itu juga tinggi sekali," kata dia.

Sebagian besar pejabat fungsional yang dilantik dalam acara tersebut adalah guru.

Karena itu, Pramono secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para guru, terutama guru fungsional yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa capaian itu tidak lepas dari jasa para guru. "Itu tidak mungkin tanpa kontribusi, peran saudara-saudara sekalian," tutur eks Sekretaris Kabinet (Seskab) itu.

Pramono juga menyinggung latar belakang keluarganya yang dekat dengan dunia pendidikan.

"Kebetulan saya ini anaknya guru. Jadi kalau bapak, ibu, saudara-saudara perhatikan dalam kebijakan yang saya ambil berkaitan dengan pendidikan di Jakarta, bukannya dikurangi, tapi diperkuat," kata sang politisi senior.

Tak lupa, Pramono turut menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci penting untuk memajukan bangsa.

"Saya meyakini, untuk membuat bangsa ini semakin maju, termasuk di dalamnya memotong garis ketidakberuntungan dalam keluarga yang tidak mampu, maka pendidikan adalah kunci yang utama," tandasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com