Jejak 2 Ahli Kimia Asal China di Balik Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh, Datang Khusus Jadi 'Koki' Kristal

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:44 WIB
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan keterangan media di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026). ANTARA/Fathur Rochman
BACA 10 DETIK
  • Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyatakan laboratorium narkoba di Pidie, Aceh, dikendalikan jaringan internasional.
  • Tim gabungan menggerebek laboratorium di Pidie pada Jumat, 23 Oktober 2026, dan menyita sabu-sabu seberat 1,2 ton.
  • Penggerebekan tersebut berhasil menangkap 11 tersangka serta menyelamatkan sekitar 6 juta jiwa dari ancaman narkoba.

Dalam penindakan tersebut, tim gabungan menangkap 11 orang, dua orang di antaranya warga negara China.

Tim gabungan juga masih mengejar sejumlah nama lainnya, di antaranya Z yang diduga pengatur lapangan, ES, Z, BR, serta SS.

Suyudi menambahkan penindakan laboratorium produksi 1,2 ton sabu-sabu tersebut menyelamatkan sekitar 6 juta jiwa serta menghemat uang negara sebesar Rp120 triliun untuk proses rehabilitasi pengguna narkoba.

"Ancaman narkoba ini begitu nyata sehingga dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan menjadi benteng mencegah narkoba. Kasus ini menjadi alarm bahwa Indonesia bukan lagi sekadar pasar, tetapi juga target memproduksi narkoba," kata Suyudi.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com