- Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal menyatakan dirinya menjadi korban informasi fiktif terorganisir di media sosial.
- Dino berada di Perth, Australia, saat narasi bohong pertemuan dengan Dubes Singapura disebarkan.
- Dino berencana melaporkan kasus disinformasi yang merusak reputasi tersebut kepada Menteri Komunikasi dan Digital.
Sebagai langkah konkret dalam merespons ancaman disinformasi terorganisir ini, Dino menyatakan bakal membawa persoalan tersebut secara langsung kepada Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.
Ia meyakini rekam jejak Meutya yang berlatar belakang jurnalis senior akan memberikan perspektif yang jernih dalam memandang urgensi perlindungan masyarakat dari aksi rekayasa fakta.
Pengalaman Meutya di dunia jurnalistik dinilai menjadi modal penting untuk memahami betapa krusialnya menjaga kebebasan berpendapat sekaligus melindungi publik dari intimidasi digital.
Dino berharap Kementerian Komunikasi dan Digital dapat mengambil tindakan tegas terhadap jaringan akun anonim penyebar fitnah serta memperkuat ekosistem digital nasional agar tidak terus-menerus diracuni oleh manipulasi informasi yang merusak tatanan demokrasi.