Siapkan Dana Rp1 Triliun, AMMN Gelar Buyback Saham

Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:35 WIB
Amman Mineral (AMMN) berencana lakukan aksi buyback saham. [ist].
BACA 10 DETIK
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk berencana melakukan pembelian kembali saham dengan anggaran maksimal Rp1 triliun dari kas internal.
  • Aksi korporasi tersebut dijadwalkan berlangsung selama periode 22 Oktober 2026 hingga 22 Januari 2027 mendatang.
  • Pelaksanaan rencana pembelian kembali saham ini diproyeksikan dapat meningkatkan laba per saham perusahaan secara bertahap.

Suara.com - Emiten pertambangan, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) berencana melakukan pembelian kembali saham atau buyback dengan anggaran maksimal Rp1 triliun. Aksi korporasi ini dilakukan di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Mengutip keterbukaan informasi, Minggu (25/10/2026), dana buyback akan sepenuhnya bersumber dari kas internal perusahaan. AMMN menyatakan pendanaan tersebut tidak akan memengaruhi kegiatan operasional perseroan.

Periode pelaksanaan buyback diperkirakan berlangsung mulai 22 Oktober 2026 hingga 22 Januari 2027, atau paling lama tiga bulan sejak tanggal penerbitan keterbukaan informasi.

Berdasarkan harga saham pada tanggal keterbukaan informasi, jumlah saham yang diperkirakan dibeli kembali tidak lebih dari 0,37 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Ilustrasi PT Amman Minerals Indonesia Tbk (AMMN)

Alasan AMMN Buyback Saham

AMMN menyebut buyback diharapkan dapat memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.

Perseroan juga berharap aksi korporasi tersebut dapat membantu harga saham mencerminkan kondisi fundamental perusahaan yang sebenarnya.

AMMN memperkirakan pelaksanaan buyback tidak akan menimbulkan dampak negatif material terhadap pendapatan perusahaan. Perseroan menyatakan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk mendanai pembelian kembali saham tersebut.

Selain itu, manajemen meyakini buyback tidak akan membawa dampak material yang merugikan terhadap kegiatan usaha, operasional, maupun pertumbuhan perseroan pada masa mendatang.

Dalam proforma yang disajikan perusahaan, laba per saham AMMN diproyeksikan meningkat setelah pelaksanaan buyback. Laba per saham yang sebelumnya sebesar 0,003436 dolar AS diproyeksikan naik menjadi 0,003441 dolar AS per saham.

Pada saat yang sama, kas dan setara kas perusahaan diproyeksikan berkurang dari 676,8 juta dolar AS menjadi 621,4 juta dolar AS. Total aset diperkirakan turun dari 13.870,6 juta dolar AS menjadi 13.815,2 juta dolar AS, sedangkan total ekuitas turun dari 5.431,1 juta dolar AS menjadi 5.375,7 juta dolar AS.

Adapun laba tahun berjalan dalam proforma tersebut diasumsikan tetap sebesar 258 juta dolar AS.

AMMN telah menunjuk PT BCA Sekuritas untuk melaksanakan transaksi tersebut. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara bertahap maupun sekaligus.

Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com