Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:39 WIB
Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni. [Suara.com/Bagaskara]
BACA 10 DETIK
  • Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menyatakan partainya menanggapi santai hasil survei elektabilitas calon presiden 2029 di Jakarta pada Senin (26/10/2026).
  • Survei nasional Indonesia Political Opinion menempatkan Dedi Mulyadi di posisi pertama, Prabowo Subianto kedua, dan Anies Baswedan ketiga.
  • Partai NasDem memilih fokus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan belum membahas persiapan Pemilihan Presiden 2029.

Suara.com - Partai NasDem masih menanggapi santai elektabilitas para tokoh yang dinilai berpotensi maju dalam Pilpres 2029.

Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, mengatakan pemilu masih terlalu lama sehingga elektabilitas para tokoh masih dinamis.

Hal itu disampaikan Sahroni saat menanggapi survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO) mengenai peta politik calon presiden 2029. Nama Anies Baswedan menempati urutan ketiga dengan elektabilitas 11,3 persen.

"Pemilu masih panjang ya. Jadi, survei bisa naik-turun kepada para tokoh yang memang eksis pada saat ini. Kita tunggu aja nanti," kata Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Sahroni mengatakan NasDem enggan terburu-buru mengambil sikap dan masih menunggu perkembangan politik ke depan.

Saat ditanya mengenai peluang NasDem mempertimbangkan Anies untuk diusung pada Pilpres 2029, Sahroni mengatakan keputusan partainya masih jauh dari pembahasan.

"Enggaklah, pertimbangan NasDem masih panjang ya," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan NasDem saat ini memilih fokus membantu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Fokus NasDem sekarang bagaimana mendukung pemerintah sampai 2029. Itu penting. Dengan segala macam dinamika yang ada, NasDem tetap menjadi bagian dari pemerintah untuk berbagai hal menjadi kebaikan yang akan datang," pungkasnya.

Sebelumnya, elektabilitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mengungguli Presiden Prabowo Subianto dalam survei terbaru IPO mengenai peta calon presiden pada Pilpres 2029.

KDM bahkan dinilai berpeluang kembali ke Partai Golkar hingga berduet dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029.

Dalam simulasi pertanyaan spontan atau top of mind, KDM meraih elektabilitas tertinggi sebesar 33,7 persen. Sementara itu, Prabowo berada di posisi kedua dengan 14,5 persen.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyusul di urutan ketiga dengan 11,3 persen. Berikutnya, Agus Harimurti Yudhoyono meraih 4,3 persen dan Ganjar Pranowo sebesar 4,1 persen.

Survei nasional IPO tersebut menggunakan metode multistage random sampling terhadap 1.200 responden. Survei ini memiliki margin of error sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com