Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB
ank Anoa dan kendaraan taktis milik TNI disiagakan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin [ANTARA/Imam Budilaksono]
BACA 10 DETIK
  • Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia bersama koalisi masyarakat sipil menggelar aksi demonstrasi di Jakarta pada Rabu, 28 Oktober 2026.
  • Pengerahan kendaraan taktis kepolisian untuk mengawal aksi tersebut memicu kritik dan sindiran dari sejumlah warganet di media sosial.
  • Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas serta rute alternatif di sekitar lokasi demonstrasi untuk mengantisipasi kemacetan.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan di sejumlah titik untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama demonstrasi berlangsung.

“Sehubungan akan dilaksanakannya kegiatan aksi penyampaian pendapat, dilakukan rekayasa lalin di beberapa titik. Diimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari titik kegiatan penyampaian pendapat dengan menggunakan rute alternatif,” kata Budi di Jakarta, Rabu.

Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Dishub DKI Jakarta menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi pengendara yang hendak melintas di sekitar Monas, Tugu Tani, dan Gedung DPR/MPR. Berikut jalur yang dapat digunakan selama rekayasa lalu lintas berlangsung.

1. Rute alternatif kawasan Monas dan Tugu Tani

Dari arah utara:

Harmoni menuju Senen dapat melalui Jalan Hayam Wuruk, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Pasar Senen.

Harmoni menuju Stasiun Gambir dapat melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Taman Pejambon, Jalan Pejambon, dan Jalan Medan Merdeka Timur.

Harmoni menuju Kemayoran atau Pulo Gadung dapat melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Angkasa.

Dari arah timur:

Kwitang menuju Pasar Baru dapat melalui Jalan Kramat Kwitang, Jalan Senen Raya, Jalan Dr. Wahidin Raya, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan H. Samanhudi.

Senen menuju Harmoni dapat melalui Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, dan Jalan Veteran.

Senen menuju Tanah Abang dapat melalui Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, Jalan Veteran, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, dan Jalan Cideng Timur.

Dari arah barat:

Tanah Abang menuju Harmoni dapat melalui Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, dan Jalan Majapahit.

Tanah Abang menuju Kemayoran atau Pulo Gadung dapat melalui Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Angkasa.

Tomang menuju Senen dapat melalui Jalan Tomang Raya, Jalan Kyai Caringin, Jalan Balikpapan, Jalan Suryopranoto, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Pasar Senen.

Dari arah selatan:

Blok M menuju Harmoni dapat melalui Jalan Jenderal Sudirman, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Balikpapan, dan Jalan Suryopranoto.

2. Rute alternatif kawasan Gedung DPR/MPR

Dari arah timur:

Cawang menuju Slipi atau Tomang dapat melalui Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Patal Senayan I, Jalan Permata Hijau, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan S. Parman.

Dari arah selatan:

Blok M menuju Slipi atau Tomang dapat melalui Jalan Kyai Maja, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Sultan Iskandar Muda, putar balik di depan Gandaria City, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan S. Parman.

Blok M menuju Harmoni dapat melalui Jalan Sisingamangaraja, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Balikpapan, dan Jalan Suryopranoto.

Alternatif lainnya, pengendara dapat melalui Jalan Trunojoyo, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Kapten Tendean, Jalan Terusan H.R. Rasuna Said, Jalan H.R. Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Balikpapan, dan Jalan Suryopranoto.

Dari arah utara:

Harmoni menuju Blok M dapat melalui Jalan Hayam Wuruk, Jalan Ir. H. Juanda, putar balik di simpang Jalan Veteran III, Jalan Veteran, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kyai Caringin, Jalan Tomang Raya, Jalan S. Parman, Jalan Gatot Subroto, Jalan Pejompongan Raya, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Cut Nyak Arief, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Suryo, dan Jalan Kyai Maja.

Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas sebelum bepergian, terutama jika hendak melintasi kawasan demonstrasi.

Pengendara disarankan menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas di lapangan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com