- Kecelakaan antara bus dan truk di Giza, Mesir, menyebabkan sepuluh orang meninggal dunia.
- Sebanyak 24 korban luka dilarikan ke rumah sakit, dengan sepuluh di antaranya kritis.
- Pemerintah Mesir mengerahkan tim medis serta menginstruksikan penyaluran bantuan keuangan bagi korban terdampak.
Suara.com - Kecelakaan maut terjadi di wilayah Giza, Mesir, setelah sebuah bus penumpang bertabrakan dengan truk berat di persimpangan Jalan Lingkar Tengah dan Jalan Al-Dabaa.
Sedikitnya 10 orang tewas dan 24 lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Dari 24 korban luka, sebanyak 10 orang dilaporkan berada dalam kondisi kritis.
Petugas ambulans langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi para korban dan membawa mereka ke sejumlah rumah sakit terdekat.
Juru bicara resmi Kementerian Kesehatan dan Kependudukan Mesir, Dr Hossam Abdel Ghaffar, mengatakan rumah sakit di sekitar lokasi kejadian telah diperintahkan meningkatkan kesiapsiagaan untuk menerima korban.
Selain itu, sejumlah tim juga dikirim ke lokasi kecelakaan guna memantau kondisi para korban, mengevaluasi situasi, serta memastikan bantuan yang dibutuhkan dapat segera diberikan.
Pemerintah Mesir Siapkan Bantuan bagi Korban
Pemerintah Mesir turut mengambil langkah untuk membantu para korban dan keluarga yang terdampak kecelakaan tersebut.
Menteri Solidaritas Sosial Mesir, Maya Morsi, menginstruksikan agar bantuan keuangan segera disalurkan kepada korban yang memenuhi syarat beserta keluarga mereka.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban, terutama mereka yang kehilangan anggota keluarga atau harus menjalani perawatan akibat luka serius.
Insiden di Giza menambah daftar kecelakaan lalu lintas fatal yang terjadi di Mesir dalam beberapa bulan terakhir.
Pada awal Oktober 2026, kecelakaan serupa juga merenggut 13 nyawa dan menyebabkan 34 orang terluka.
Peristiwa tersebut terjadi setelah sebuah truk berat menabrak bus wisata di wilayah barat Kairo.