Viral Dua Bus Transjakarta 'Terkunci' Satu Jalur di Tugu Tani, Manajemen Beberkan Biang Keroknya

Selasa, 03 November 2026 | 16:15 WIB
Bus Transjakarta. (Dok. Suara.com)
BACA 10 DETIK
  • Dua bus Transjakarta terkunci di Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Selasa, 3 November 2026, akibat kemacetan jalur khusus.
  • Manajemen PT Transportasi Jakarta menyampaikan permohonan maaf resmi atas kepadatan lalu lintas yang dipicu kendala operasional perlintasan contraflow.
  • Transjakarta mempertebal penjagaan personel di titik-titik krusial agar skema contraflow dapat berjalan tertib serta lancar kembali.

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua bus Transjakarta terkunci di lajur yang sama di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, mendadak viral di jagat maya pada Selasa (3/11/2026).

Pemandangan tersebut mulanya diunggah oleh akun media sosial Threads bapack_rio dan memperlihatkan antrean panjang kendaraan yang tertahan di dalam jalur khusus busway.

Kemelut lalu lintas itu memantik keheranan warganet lantaran deretan sepeda motor hingga mobil pribadi tampak melintas dari arah yang saling berlawanan.

Sebagian masyarakat menduga kekacauan jalur terjadi akibat skema lawan arus atau contraflow yang tidak terkawal dengan optimal oleh petugas di lapangan.

Merespons sengkarut tersebut, pihak manajemen PT Transportasi Jakarta langsung memberikan penjelasan resmi mengenai pangkal masalah yang memicu kemacetan itu.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, melayangkan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan yang terdampak insiden pada jam sibuk tersebut.

"Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kepadatan lalu lintas di kawasan Tugu Tani pagi ini. Skema contraflow pukul 06.00–10.00 WIB telah beroperasi sejak 21 Juli 2026 dalam rangka penataan alur lalu lintas dikarenakan adanya proyek pekerjaan," ujarnya dalam keterangan resmi

Ayu menjelaskan, kepadatan yang terjadi bertalian erat dengan kendala operasional pada perlintasan saat volume kendaraan sedang memuncak.

"Peristiwa ini dipicu oleh adanya kendala pada titik perlintasan di jam padat," lanjutnya.

Guna mencegah kejadian serupa terulang, operator transportasi publik ibu kota ini memastikan pengawasan personel di titik-titik krusial akan segera dipertebal.

"Saat ini Transjakarta telah berkordinasi intensif untuk memperketat penjagaan dan sebagai pemandu di titik perlintasan agar skema contraflow dapat kembali berjalan tertib dan lancar," kata Ayu.

Langkah penempatan petugas pemandu tersebut diharapkan dapat mengurai potensi kesalahpahaman pengendara sekaligus menjamin keamanan mobilitas warga selama proyek pekerjaan berlangsung.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com