Bus TransJakarta Pecah Ban di Menteng Viral, Manajemen: Bukan Mutu Buruk tapi Kena Paku!

Senin, 02 November 2026 | 15:58 WIB
Bus TransJakarta pecah ban saat melintas di dekat Halte Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (2/11/2026). [istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Bus TransJakarta mengalami insiden pecah ban akibat tertancap paku di Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (2/11/2026).
  • Manajemen TransJakarta menyatakan insiden tersebut terjadi karena material tajam dan bukan akibat buruknya mutu ban armada.
  • Seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke armada cadangan dengan aman serta pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf.

Suara.com - Sebuah bus TransJakarta mengalami insiden pecah ban saat melintas di dekat Halte Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (2/11/2026) pagi. Rekaman video yang memperlihatkan kondisi ban bus robek parah tersebut viral dan memantik komentar warganet di media sosial.

Merespons kegaduhan tersebut, pihak manajemen menepis anggapan miring bahwa insiden dipicu oleh buruknya mutu ban armada.

“Pecah ban disebabkan material tajam berupa paku yang tertancap pada permukaan ban saat armada melintas,” jelas Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta Ayu Wardhani.

Guna menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas, seluruh penumpang di dalam bus tersebut langsung dialihkan ke armada cadangan.

Ayu pun menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya agenda perjalanan yang dialami oleh para pelanggan setianya.

“Petugas di lapangan telah bergerak cepat mengevakuasi seluruh pelanggan ke bus pengganti agar perjalanan pelanggan dapat dilanjutkan dengan aman. Kami memohon maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi, khususnya untuk pelanggan bus yang mengalami insiden,” tuturnya.

Manajemen TransJakarta turut menegaskan kembali komitmen kelaikan seluruh armadanya guna meredam kekhawatiran masyarakat.

“Menanggapi berbagai perbincangan di media sosial terkait kualitas ban, Transjakarta menegaskan dan mengklarifikasi bahwa seluruh armada menggunakan ban yang sesuai dengan standar keselamatan (safety standard). Perawatan, pemeriksaan tekanan, serta inspeksi komponen kendaraan secara berkala juga rutin dilakukan sebelum armada diizinkan beroperasi untuk menjamin kesesuaian dengan standar keamanan dan keselamatan armada bus Transjakarta,” tegas Ayu.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com