- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Rakernas Tapak Suci di Yogyakarta pada Minggu 1 November 2026.
- Pemerintah mengapresiasi Tapak Suci karena berhasil mencetak atlet berprestasi dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo membakar semangat generasi muda peserta Rakernas untuk menjaga persatuan bangsa dan membela NKRI.
Menanggapi hal itu, Listyo meminta para atlet silat Tapak Suci untuk tidak berpuas diri.
"Tetap rendah hati, prestasi tersebut perlu terus ditingkatkan melalui pembibitan atlet, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenang," ujar Listyo.
Lebih jauh, Listyo menekankan bahwa pencak silat memiliki potensi besar sebagai instrumen diplomasi budaya Indonesia di kancah global.
Melalui seni bela diri, nilai-nilai luhur bangsa dapat diperkenalkan ke masyarakat internasional sekaligus mempererat persahabatan antarbangsa.
Pada akhir sambutanya, mantan Kapolri itu membakar semangat para perserta dengan mengajuk empat pertanyaan kunci mengenai kesiapan mereka dalam mengawal program nasional dan membela NKRI.
“Apakah saudara-saudara siap berbakti untuk NKRI? Apakah saudara-saudara siap menjadi patriot pembela bangsa? Apakah saudara-saudara siap mengawal program-program nasional? Apakah saudara-saudara siap membela kebenaran, memerangi kebhatilan, dan menolong yang lemah?" tanya Listyo.
Pertanyaan tersebut dijawab serempak dengan teriakan "siap" oleh seluruh peserta yang memadati aula.
"Terima kasih atas semangat dari rekan-rekan semua, karena di situlah hakikat sesungguhnya dari nilai-nilai seorang pendekar" tukasnya.
Kegiatan Rakernas ini turut dihadiri oleh Plt Deputi III Kepala Staf Kepresidenan, Dr. Yan Hiksas, Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Drs. H. M. Afnan Hadikusumo, P.Br., beserta jajaran pengurus; para Majelis Guru Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah; Wakil Rektor V Universitas Ahmad Dahlan, Dr. Gatot Sugiharto S.H., M.H.,; Komjen Pol. Yuda Gustawan, S.I.K., S.H., M.H.; serta Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah, Najih Prastiyo, S.H.I., M.H.