Geger Kasus Penyadapan Prabowo, SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita

Rabu, 04 November 2026 | 13:45 WIB
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berbincang dengan Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat masih menjabat Kapolri. Syahrial. (Foto dok. Partai Demokrat)
BACA 10 DETIK
  • Mabes Polri menetapkan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal pada Selasa malam.
  • Kabareskrim Polri menyatakan aksi penyadapan tanpa prosedur hukum tersebut menyasar Presiden Prabowo Subianto sepanjang tahun 2025.
  • Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan keprihatinan dan meminta Presiden Prabowo menghidupkan kembali politik berkeadaban.

Menurut SBY, perebutan kekuasaan seolah membenarkan berbagai cara tanpa mempertimbangkan nilai moral.

“Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral,” tulis SBY.

SBY juga mengungkapkan kekhawatirannya apabila situasi politik seperti itu membuat masyarakat merasa takut dan tidak nyaman tinggal di negaranya sendiri.

Sebagai warga negara yang mencintai Indonesia, SBY secara khusus menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo agar menghidupkan kembali politik yang berkeadaban.

“Saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat,” tulisnya.

SBY berharap Prabowo diberikan kekuatan dan tuntunan untuk menjalankan misi tersebut.

Ia menutup pesannya dengan harapan agar kehidupan politik Indonesia kembali mengedepankan moralitas, etika, dan kepentingan rakyat.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com