- Gubernur Aceh Muzakir Manaf menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu kemarin.
- Pertemuan tersebut membahas Dana Otsus, Bendera Aceh, tanah Blang Padang, PATNA, Blok Rantau, dan dana abadi GAM.
- Presiden Prabowo menyambut baik serta memberikan respons positif terhadap seluruh usulan strategis kemajuan Aceh yang disampaikan.
Suara.com - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyambangi Istana Negara, Jakarta, Rabu kemarin.
Ia berujar kehadirannya untuk menemui langsung Presiden Prabowo Subianto.
Foto pertemuan dengan Prabowo diunggah Muzakir melalui akun Instagram @muzakirmanaf1964.
Turut hadir dalam pertemuan, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, dan Staf Khusus Gubernur Aceh Teuku Irsyadi.
Muzakir mengungkapkan ada sejumlah agenda penting Aceh yang menjadi pembahasan dalam pertemuan, meliputi keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus), penyelesaian dan kepastian hukum mengenai Bendera Aceh, dan penyelesaian status tanah wakaf Blang Padang.
Muzakir dan Prabowo juga membahas mengenai tindak lanjut surat kepresidenan tahun 2017 terkait PATNA, percepatan tindak lanjut keputusan terkait Blok Rantau, serta usulan dana abadi bagi mantan kombatan GAM.
"Alhamdulillah, Bapak Presiden menyambut baik dan memberikan respons positif terhadap berbagai usulan yang kami sampaikan. Semoga pertemuan ini menjadi langkah positif bagi penyelesaian agenda strategis dan kemajuan Aceh ke depan," kata Muzakir.