9 Fakta Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim, Cerita Momen Bikin Skripsi

Kamis, 05 November 2026 | 12:16 WIB
Jokowi tunjukkan ijazah asli pembuktian ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). (dok. ist)
BACA 10 DETIK
  • Pada 5 November 2026 di PN Jaktim, Jokowi hadir sebagai saksi kasus ijazah palsu Roy Suryo dan Dokter Tifa.
  • Jokowi yang disumpah di hadapan majelis hakim menunjukkan seluruh dokumen ijazah asli dari tingkat SD hingga S1 UGM secara terbuka.
  • Sidang yang dijaga ketat oleh ribuan personel TNI-Polri tersebut menarik perhatian massa pendukung serta diliput luas oleh media.

Suara.com - Polemik seputar keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan publik nasional setelah masuk ke ranah hukum. Kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).

Kasus ijazah Jokowi ini menarik perhatian luas karena melibatkan mantan presiden sebagai saksi utama. Pada Kamis, 5 November 2026, perhatian publik memuncak ketika Jokowi memenuhi panggilan untuk memberikan kesaksian.

Kehadiran Jokowi di PN Jaktim tidak hanya menjadi momen hukum, tetapi juga peristiwa yang melibatkan pengamanan ketat, antusiasme pendukung, dan momen bersejarah di mana dokumen pendidikan diperlihatkan secara terbuka.

Sidang berlangsung terbuka untuk umum dengan berbagai persiapan khusus dari pihak pengadilan dan aparat keamanan.

Proses hukum ini berawal dari unggahan dan pernyataan yang menuduh ijazah Jokowi palsu, khususnya yang terkait Universitas Gadjah Mada (UGM). Jokowi sebagai pihak yang merasa dirugikan hadir untuk memberikan keterangan langsung di hadapan majelis hakim.

Berikut sembilan fakta penting seputar sidang ijazah Jokowi di PN Jaktim yang perlu diketahui masyarakat.

1. Jokowi hadir sebagai saksi dan membawa seluruh dokumen ijazah asli

Jokowi tiba di PN Jaktim sekitar pukul 08.30 WIB dengan mobil hitam dan pengawalan ketat.

Saat ditanya media, ia menegaskan membawa seluruh dokumen ijazah asli mulai dari SD hingga S1. Ia didampingi anak-anaknya, Kaesang Pangarep dan Kahiyang Ayu.

2. Jokowi secara langsung menunjukkan ijazah dari SD hingga S1 UGM

Di dalam ruang sidang, Jokowi memperlihatkan ijazah SD Negeri 111 Surakarta, SMP Negeri 1 Surakarta, SMA Negeri 6 Surakarta, hingga ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM.

Ia meminta izin kepada majelis hakim untuk menunjukkan dokumen tersebut tidak hanya kepada hakim dan jaksa, tetapi juga kepada pengunjung dan media. Roy Suryo yang berada di dekatnya terlihat tertawa saat momen tersebut.

3. Ruang sidang dibatasi maksimal 80 pengunjung

Kepala PN Jaktim Efendi menetapkan kapasitas ruang sidang utama hanya 80 orang demi kenyamanan dan ketertiban. Kuota dibagi rata antara pendukung kedua kubu.

Pengunjung yang tidak masuk dapat mengikuti jalannya sidang melalui televisi yang disediakan di luar ruangan. Sidang tetap bersifat terbuka untuk umum.

4. Pengamanan melibatkan ribuan personel TNI-Polri

Sebanyak 6.770 personel dikerahkan, terdiri dari sekitar 1.200 anggota TNI dan 5.570 anggota Polri.

Pengamanan dilakukan dengan sistem tiga ring. Lalu lintas di sekitar PN Jaktim dialihkan secara situasional mulai pagi hari untuk mendukung kelancaran sidang.

5. Jokowi menjelaskan proses pembuatan skripsi di UGM

Dalam kesaksiannya, Jokowi menceritakan bahwa ia mengajukan proposal judul skripsi hingga tiga kali kepada dosen pembimbingnya, Prof. Dr. Ir. Achmad Soemitro.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com