- Secara umum tidak ada larangan nasional menggunakan kacamata untuk foto ijazah, asalkan memenuhi persyaratan identitas lembaga pendidikan.
- Penggunaan kacamata wajib memastikan mata terlihat jelas, bebas dari pantulan cahaya, serta tidak memakai bingkai terlalu besar.
- Siswa atau mahasiswa harus memeriksa aturan spesifik dari sekolah atau kampus masing-masing untuk menghindari kesalahan administrasi.
Setiap lembaga pendidikan dapat memiliki standar dokumentasi yang berbeda untuk penerbitan ijazah.
Jika pihak sekolah atau kampus meminta foto tanpa kacamata, ketentuan tersebut perlu diikuti meskipun penggunaan kacamata pada dasarnya tidak dilarang secara umum.
Untuk menghindari pengambilan foto berulang, tanyakan persyaratan kepada bagian administrasi atau panitia kelulusan sebelum menentukan penampilan.
3. Gunakan Kacamata dengan Tampilan Sederhana
Apabila lembaga pendidikan memperbolehkan penggunaan kacamata, pilih bingkai dengan desain sederhana dan warna yang tidak terlalu mencolok.
Kacamata yang terlalu besar, memiliki ornamen berlebihan, atau menggunakan lensa berwarna dapat mengurangi kesan formal pada foto.
Penampilan yang sederhana membantu memastikan perhatian tetap tertuju pada wajah sebagai identitas pemilik ijazah.
4. Perhatikan Pencahayaan Saat Pemotretan
Pantulan cahaya pada lensa merupakan salah satu kendala yang sering muncul ketika seseorang berfoto menggunakan kacamata.
Fotografer dapat menyesuaikan posisi lampu, sudut kamera, atau posisi kepala agar pantulan tersebut tidak menutupi mata.
Dengan pencahayaan yang tepat, detail wajah tetap terlihat jelas sehingga foto dapat digunakan untuk kebutuhan administrasi.
Selain penggunaan kacamata, calon lulusan juga perlu memperhatikan ketentuan lain, seperti warna latar belakang, ukuran foto, pakaian, serta ekspresi wajah.
Gunakan latar belakang dan ukuran sesuai instruksi lembaga pendidikan, kemudian pilih pakaian yang rapi dengan ekspresi wajah wajar agar hasil foto terlihat formal.