NTB.Suara.com - Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusut dugaan kasus korupsi tambang pasir besi seluas 1.348 hektare. Tambang tersebut berlokasi di Blok Dedalpak, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.
Adapun perusahaan yang melakukan aktivitas pertambangan adalah PT AMG dengan modal Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP).
Jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, telah melakukan pemeriksaan terhadap para pejabat, mulai dari perusahaan rekanan, kepala bidang, kepala dinas, bupati, mantan bupati hingga level sekretaris daerah (Sekda) Provinsi NTB.
"Penanganan kasus tersebut kini masuk dalam tahap penyidikan," kata Juru Bicara Kejati NTB, Efrien Saputra, seperti dikutip dari Antara, Kamis (2/3/2023).
Para pejabat, mantan bupati dan pengusaha tersebut sudah diperiksa dengan status masih sebagai saksi.
Berikut daftar nama-nama pejabat yang sudah diperiksa tim penyidik Kejati NTB:
1. HB, salah seorang kepala bidang di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB. Yang bersangkutan diperiksa pada 1 Februari 2023.
2. MN, salah seorang pengawas pertambangan yang merupakan perwakilan Kementerian ESDM di NTB. Yang bersangkutan juga diperiksa pada 1 Februari 2023.
3. Kepala Dinas ESDM NTB Zainal Abidin, menjalani pemeriksaan pada 3 Februari 2023. Pemeriksaan dilakukan di ruang Penyidik Pidana Khusus Kejati NTB.
Baca Juga: Perilaku Ashanty ke Amora Lemos Terkuak Hingga Jadi Sorotan Publik
4. Mantan Bupati Lombok Timur HM Ali Bin Dahlan juga diperiksa oleh Penyidik Pidana Khusus Kejati NTB. Pemeriksaan dilakukan pada 13 Februari 2023.
5. Selanjutnya, Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy, menjalani pemeriksaan pada 13 Februari 2023. Dia menjalani pemeriksaan sekitar 5 jam.
6. Jaksa Penyidik Pidana Khusus Kejati NTB juga memeriksa Sekda Provinsi NTB H Lalu Gita Ariadi. Pemeriksaan dilakukan pada 13 Februari 2023.
7. Terakhir, pemeriksaan dilakukan terhadap pejabat teknis PT Semen Baturaja, selaku pihak pembeli material. Pemeriksaan dilakukan pada 16 Februari 2023.
"Sudah ada tujuh orang yang diperiksa dalam dugaan kasus korupsi tambang pasir besi tersebut. Semuanya diperiksa sebagai saksi," jelas Efrien Saputra.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
RAM 16GB di Harga 4 Jutaan? Intip 5 Laptop Kejutan untuk Lebaran 2026 Ini!
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus