NTB.Suara.com - Dirjen Pajak Suryo Utomo langsung bersilaturahmi ke Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) setelah pernyataan Kyai Said Siradj yang soal ajakan Ulama agar tidak membayar pajak jika uang pajak yang dibayar rakyat dikorupsi atau disalahgunakan.
Rombongn Ditjen pajak yang dipimpin Suryo Utomo meminta dukungan kepada Gus Yahya agar tetap mendorong warga NU dan umat Islam untuk membayar pajak.
“Kami ingin mengajak kita semua khususnya NU untuk terus berpartisipasi dalam menjaga Indonesia yang lebih baik melalui pembayaran pajak,” kata Suryo dilansir dari TV NU.
Ketum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menjamin akan tetap berada di belakang negara selama pemerintah komitmen dengan kepentingan rakyat. Gus Yahya memperingatkan Ditjen pajak agar akuntabel dalam mengelola pajak.
“Warga NU bersama dengan para ulama akan istiqomah senantiasa di pihak negara, apapun yang menjadi kepentingan negara. Kalau soal akuntabilitas pemerintah dan mekanisme sendiri, yang jelas NU menuntut akuntabilitas pemerintah demi kepentingan negara. Kami meminta untuk bertindak akuntabel demi kepentingan negara,” kata Gus Yahya.
Sebelumnya mantan Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj menjelaskan jika munas Alim Ulama NU pada 2012 mengeluarkan fatwa jika uang pajak dikorupsi atau disalahgunakan oleh pemerintah maka warga NU tidak wajib membayar pajak.
Sontak pernyataan Kyai Said ini mengagetkan Ditjen Pajak yang tidak menyangka mendapat kritikan sekeras itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel
-
Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri
-
3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus
-
Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi