NTB.Suara.com – Politisi Dedi Mulaydi atau yang akrab disapa Kang Dedi semakin popular di kalangan masyarakat bawah karena memiliki jiwa sosial yang tinggi.
Kang Dedi kerap membantu rakyat kecil ketika bertemu di jalan, memberikan bantuan berupa barang hingga uang. Kang Dedi juga sering mendatangi masyarakat kecil ke rumah mereka yang sederhana.
Lalu seberapa besar sebenarnya kekayaan mantan Bupati Purwakarta ini. Dati Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) KPK, Kang Dedi memiliki harta senilai Rp 7,8 miliar. Mayoritas harta tersebut berupa tanah dan bangunan dengan nilai Rp 6,4 miliar.
Tanah dan bangunan Kang Dedi tercatat cukup banyak, tercatat 70 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di kota Purwakarta dan Subang. Sebagian besar tanah dan bangunan tersebut diperoleh dari hasil sendiri.
Selain tanah dan bangunan, Kang Dedi tercatat memiliki kendaraan senilai Rp2,7 miliar, dengan rincian mobil range rover senilai Rp 2,1 miliar, kemudian ada sepeda motor dan sepeda Poligon. Kang Dedi juga memiliki hutang Rp 1,8 miliar, dan harta berupa kas dan setara kas Rp 448,9 juta.
Memiliki harta hingga miliaran, Kang Dedi mengaku meraihnya dari kerja keras, mengutip suara.com, Kang Dedi memiliki bisnis Tekstil. Bahkan Channel youtube nya juga sudah ditonton lebih dari 600 juta kali dan menjadi pendapatan baru Kang Dedi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto