NTB.Suara.com - Seorang guru seharusnya mendidik dan melindungi muridnya. Namun oknum guru berinisial (S) yang sudah tergolong lanjut usia justru mencabuli lima anak murid di salah satu SD di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Mirisnya lagi, tindakan bejat oknum guru berusia 57 tahun itu dilakukan berulang kali setiap Jumat, atau pada saat jam pelajaran olahraga.
"Ini kejadian dilakukan sudah berulang kali setiap hari Jumat. Terakhir pada Jumat, seminggu lalu," kata Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, Iptu I Made Dharma YP, saat dikonfirmasi, Kamis (3/2/2023).
Kasus ini terungkap setelah ada salah satu korban melapor ke orang tuanya. Atas kejadian itu, orang tua korban keeratan kemudian melapor ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim, Polres Lombok Barat.
Laporan tersebut diterima pada Rabu (1/3/2023), dan langsung diatensi oleh Kapolres Lombok Barat karena menyangkut anak-anak.
Dari laporan yang masuk, baru lima korban melapor. Semua korban sudah dilakukan pemeriksaan awal didampingi oleh orang tuanya. Upaya visum juga dilakukan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB di Mataram.
"Kasus ini sudah masuk tahap penyidikan dan kami akan terus mendalami apabila ada korban lainnya," terang Made Dharma.
Dikatakannya, oknum guru cabul tersebut berhasil diamankan beberapa jam setelah pihaknya menerima laporan dari orang tua salah satu korban. Saat ini, pelaku ditahan di ruang tahanan Polres Lombok Barat.
Atas perbuatannya pelaku disangkakan Pasal 82 ayat (1) juncto 76E Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.
"Hukuman bisa bertambah sepertiga lagi karena pelaku merupakan guru PNS. Hal itu sesuai Pasal 82 ayat (2)," pungkas Made Dharma.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta