NTB.Suara.com - Kasus ibu hamil yang akan melahirkan ditolak RSUD Ciereng Subang atau RSUD Subang memantik reaksi dari berbagai pihak. Termasuk dari anggota DPR RI, Dedi Mulyadi. Kang Dedi pun mendatangi rumah suami dari ibu hamil tersebut.
Dalam tayangan di kanal Youtubenya, Kang Dedi Mulyadi Channel, terlihat Kang Dedi mendatangi rumah Juju Junaedi (46), suami dari Kurnaesih (39), ibu hamil yang meninggal di Kecamatan Tanjungsiang.
Kang Dedi pun bertemu dengan Juju. Dijelaskan bahwa Juju dan Kurnaesih memiliki dua anak. Anak pertamanya sudah 24 tahun, yang kedua 13. Satu lagi bayi yang masih di kandungan.
Juju menceritakan bahwa dia pada usia kehamilan 9 bulan, istrinya sudah mulai mengalami kontraksi. Kemudian dibawa ke bidang desa Bu Iis. Karena kejang-kejang, maka bidan memanggil ambulans Puskesmas Tanjungsiang.
"Ngedrop. Kejang-kejang. Akhirnya manggil ambulans Puskesmas. Dibawa ke puskesmas," kata dia.
Oleh dokter di Puskesmas, maka pasien disuruh ke RSUD Ciereng Subang. Dari Puskesmas ke RSUD Ciereng memakan sekitar 1 jam perjalanan. Sesampainya di UGD, pasien pun dibawa ke Ponek (poliklinik Anak).
“Di situlah kejadiannya. Ada penolakan,” kata Juju.
Waktu itu, ketika masuk UGD diterima. Namun, ketika akan ke Ponek ditolak dengan alasan belum ada konfirmasi atau rujukan dari Puskesmas.
“Yang saya dengar, maaf pasien yang dari Tanjungsiang belum ada konfirmasi dari Puskesmas,” tandas Juju kepada Kang Dedi.
Baca Juga: Ekspresi Warga Bertemu Kang Dedi Mulyadi, Salaman Cium Tangan, Teriak Histeris Hingga Menangis Haru
Selain masalah itu, Juju juga mendengar bahwa rumah sakit juga kehabisan ICU. Akhirnya, bidan menyarakan agar dibawa ke RS Hasan Sadikin, Bandung.
“Nyampai di RS?” tanya Kang Dedi.
“Gak. Meninggal di jalan,” ujar Juju.
Kata Juju, sang istri menghembuskan napas terakhir di sekitar daerah Cipaganti, Bandung. Namun belum sampai di RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung yang dituju. Peristiwa itu berlangsung 16 Februari 2023 lalu.
Kini, Kurnaesih sudah dikebumikan bersama bayinya yang tidak sempat dilahirkan. Juju mengaku, pihak Dinkes Subang sudah datang untuk meminta maaf atas kelalaian yang terjadi di RSUD Ciereng.
“Saya mah udah pasrah. Udah gak mau ribet. Yang udah, udah. Udah nasib dan takdir saya. Mudah-mudahan istri saya yang terakhir. Tidak ada terulang,” katanya.
Kang Dedi menyatakan, meski keluarga pasien ikhlas, Kang Dedi menegaskan bahwa kasus ini menjadi pelajaran penting, agar unit-unit layanan pemerintah maupun swasta yang melayani masyaraat terutama dalam bidang kesehatan memperhatikan sisi kemanusiaan. Tidak boleh menolak pasien.
"Dari sisi kemanusiaan, RS harus melayani. Rumah sakit nggak boleh menolak pasien, apa pun keadaannya, apalagi rumah sakit pemerintah. Apalagi Pak Juju ini pemegang Kartu Indonesia Sehat,” tegas Kang Dedi yang selain mengaturkan bela sungkawa, juga memberikan santunan kepada Juju. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Dear Dedi Mulyadi, Bupati Anne Ratna Gelontorkan Rp15 Miliar untuk Bangun Jalan Lingkar Barat Purwakarta
-
Kang Dedi Kagum Mak Juwana, Jual Kerupuk untuk Bekal Cucu
-
Haikal Nangis ke Kang Dedi, Domba untuk Bayar Uang Sekolah dan Perbaiki Rumah Hilang
-
Jalan Kaki Jualan Kerupuk di Pagi Buta, Emak ini Dapat Rejeki Nomplok dari Kang Dedi Mulyadi
-
Dikritik Kang Dedi Mulyadi soal Jalan Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Pamerkan Layanan Warga Ini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan
-
Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia