NTB.Suara.com - Malang benar nasib bocah yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama atau SMP yang bernama Haikal. Dari enam domba miliknya, lima hilang dicuri maling yang belum diketahui identitasnya.
Haikal hanya bisa menangis saat ditemui Dedi Mulyadi alias Kang Dedi di kediamannya. Tangis Haikal pecah mengingat, domba-domba jantan itu nantinya akan dijual untuk membayar tunggakan uang sekolah dan memperbaiki rumahnya yang bocor.
"Untuk bayar uang sekolah. Kurang lagi Rp 1.300.000," begitu kata Haikal diikutip NTB.Suara.com dari kanal YouTube Dedi Mulyadi, Sabtu 4 Maret 2023. "Kan sekolah gratis," sahut mantan bupati Purwakarta dua periode tersebut.
Haikal menjelaskan bahwa dirinya bersekolah di sekolah swasta. Domba-domba itu adalah salah satu tumpuan untuk melanjutkan studinya.
Selain itu, nanti hasil penjualan domba juga digunakan untuk memperbaiki atap rumah yang sudah lama bocor.
Selain melihat kandang domba milik Haikal. Mantan suami dari Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika itu juga terus memompa semangat Haikal agar tidak pantang menyerah.
Dia juga memberikan bantuan untuk melintasi tunggakan uang sekolah. Dan, berjanji memasukkan rumah Haikal ke dalam program bedah rumah.
"Saya gak mau lihat dia (Haikal ) kehilangan spirit untuk terus bekerja. .elakukan sesuatu yang bermanfaat untuk kehidupan masa depannya. Tradisi beternak sangat penting untuk membentuk karakter. Karena untuk anak-anak SMP zaman sekarang yang tidak ada aktivitas, ujung-ujung dihabiskan untuk kendaraan bermotor,” tukas Kang Dedi. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Jeremy Doku Tegaskan Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Long Lost: Ketika Masa Lalu Menolak untuk Selesai
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Kejutkan Penggemar, Tangled 2 Batal Produksi Buntut Tak Ada Ide Cerita
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Sidang Isbat Penetapan Idul Adha Digelar 17 Mei 2026