NTB.Suara.com- Kang Dedi Mulyadi melayangkan kritiknya atas jalan yang statusnya milik kabupaten, yang disebut belum banyak dimaksimalkan kondisinya.
Terang-terangan Kang Dedi Mulyadi menyebut justru pihak swasta yang peduli dengan membangun jalan kabupaten milik Pemkab Purwakarta sampai menggelontorkan dana sebesar Rp10 miliar.
Di Purwakarta pihak swasta yang dimaksud adalah PT Indorama yang dinilai banyak berkontribusi bagi pembangunan di wilayah Purwakarta.
"Banyak langkah-langkah yang di luar dugaan, misalnya setelah saya kunjungi kemarin karena ada problem lingkungan kemudian tiba-tiba mau membangun jalan hampir nilainya Rp10 miliar," kata Kang Dedi Mulyadi dikutip dari KDM Channel dikutip pada Jumat (3/2).
"Jalannya jalan kabupaten yang semestinya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah (Pemkab Purwakarta), dan sebenarnya negara itu wajib untuk menyiapkan infrastruktur infrastruktur bagi kepentingan regulasi ekonomi," jelasnya.
Sementara itu di lokasi terpisah, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika memilih untuk tetap fokus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kali ini dia kembali mendatangi program pelayanan publik dengan metode jemput bola.
"Tahun ini saya memfokuskan pelayanan publik ini di tiap kelurahan dan desa yang ada di Kecamatan Purwakarta. Kemarin program pelayanan publik ini dilaksanakan untuk pertama kali di tahun 2023 di Kelurahan Tegal Munjul, Kecamatan Purwakarta," kata Anne Ratna Mustika yang diunggah di akun instagram poribadinya, Jumat (3/3).
Meski di kecamatan kota, pelayanan publik atau yang lebih dikenal dengan gempungan ini kata dia tidak kalah ramainya dengan antusias masyarakat menyambut berbagai pelayanan.
"Stand pelayanan kependudukan menjadi yang paling populer dan sangat ramai didatangi oleh warga yang ingin mengurus administrasi kependudukannya," imbuhnya.
Selain itu, ada juga Bale Sauyunan yang terintegrasi dengan kegiatan Posbindu, serta beberapa pelayanan lainnya, mulai dari kesehatan, pelayanan pajak, dan lainnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
Terkini
-
Rahasia Comeback Ana/Trias di Indonesia Open 2026: Manfaatkan Angin Istora Demi Bungkam Wakil Taipei
-
2 Pilihan Cushion Skintific Tahan Lama, Makeup Awet Seharian tanpa Khawatir Luntur
-
Takefusa Kubo: Timnas Jepang Lebih Percaya Diri, Yakin Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Greenwashing: Saat Produk Ramah Lingkungan Justru Dorong Konsumsi Berlebih
-
Manggala Agni Jambi dan Sumut Bantu Padamkan Karhutla Riau
-
Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat
-
PSSI Cetak Rekor MURI, Gelar Kursus untuk 3.000 Pelatih Sepak Bola dan Futsal
-
Klaim Calon Presiden Real Madrid Dibantah, Erling Haaland Tegaskan Setia di Manchester City
-
Clara Shinta Laporkan eks Suami ke Polisi, Tak Terima Disebut Terima Rp13 Miliar
-
Trump Ancam Kalau Ada Tentara AS Tewas, Perang Lagi dengan Iran