NTB.Suara com - Polemik soal agama istri pertama nabi Muhammad SAW mencuat ke publik belakangan ini setelah seorang ulama Buya Syakur memberi isyarat jika agama Khadijah seorang kristen.
Buya Syakur menjelaskan ada pihak yang kemungkinan besar menyembunyikan identitas agama Khadijah. Jika melihat dari perilaku khadijah yang tidak menyembah berhala, dan bukan pengikut Yahudi. Agama Khadijah menurut Buya bisa dilihat dari selama menikah dengan Nabi Khadijah tidak berpoligami.
Kemudian saat Muhammad SAW menerima wahyu, Khadijah mengajak suaminya tersebut untuk berkonsultasi dengan seorang pendeta nasrani bernama Waraqah Bin Naufal. “Nabi Muhammad mengkonsultasikan wahyu dengan seorang pendeta, jadi khadijah inni siapa sebetulnya, ini jadi masalah, ada yang disembunyikan, silahkan simpulkan agamanya apa, tidak mau dimadu, dan mengkonsultasikan wahyu dengan seorang pendeta,” kata Buya Syakur dilansir dari channel Youtube wartawan injil.
Hal lain yang menguatkan agama Khadijah ke arah Kristen adalah ketika sahabat nabi berhijrah ke Habsyah untuk menyelamatkan diri, dimana Habasyah mayoritas beragama Nasrani.
Argumen Buya Yahya tersebut dibantah oleh Ulama Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat, menurut Ustadz Hadi, argumen yang dilontarkan orang yang mengklaim istri Rasulullah Khadijah beragama Kristen merupakan argumen yang dangkal.
“Nabi mendapati dengan siti khadijah kesempurnaan rumah tangga itu, tugas nabi di fase makkah itu terbatas, belum ada tata kenegaraan, bangsa, diplomasi, dakwah fase makkah itu masih tauhid, dakwah baru dimulai, dan pengikut masih sedikit, jadi mana sempat nabi berpikir poligami. Selain itu semua sosok yang dibutuhkan nabi ada di Khadijah,” kata Adi Hidayat dilansir dari Youtube Adi Hidayat Official.
Ustadz kondang ini meminta jangan cepat menyimpulkan suatu pendapat jika tidak berpoligami maka kristen, hal itu menurut Adi Hidayat kesimpulan yang dangkal karena tidak melihat kondisi sosial saat itu.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, Khadijah merupakan seorang muslim yang hanief, Nabi Muhammad sendiri memberi kesaksian langsung jika istri pertamanya tersebut seorang muslimah sejati.
“Nabi sendiri yang mengatakan perempuan beriman yang luar biasa, dijamin tempatnya di surga, dan sudah mendapati tempat terbaik di surga,” kata Adi Hidayat.***
Baca Juga: Pegadaian Borong 4 Penghargaan di PR Indonesia Awards 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Ketahui Segala Jenis Liquid Mobil dan Jadwal Penggantiannya, dari Oli Mesin hingga MInyak Rem
-
Piala Asia 2027: Tak Gentar Hadapi Jepang, John Herdman Bidik Target Besar
-
Satu Kemenangan Lagi! Bintang Timnas Indonesia Calvin Verdonk di Ambang Pintu Liga Champions
-
Mengenal Teba Modern, Rahasia Warga Gudang Peluru Jadi Pionir Pilah Sampah Mandiri
-
Cara Hapus Akun Google di HP Android dengan Mudah Anti Ribet
-
Makin Meroket, Byeon Woo Seok Resmi Jadi Brand Ambassador BVLGARI
-
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Digelar, Fokus Regenerasi Atlet Renang Nasional
-
Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit
-
Polemik RDF Rorotan: Benarkah Paparan Bau Sampah Bisa Ganggu Kesehatan Anak?
-
Perum Bulog Rayakan HUT ke-59 dengan Kegiatan Sosial dan Pelayanan Masyarakat