NTB.Suara.com - Ekosistem digital di wilayah tertinggal dan terluar di Indonesia seperti yang diharapkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Tampaknya jauh panggang dari api.
Kementerian Komunikasi dan Informatika sejatinya sudah menyiapkan ribuan tower base transceiver station atau BTS 4G. Instrumen itu dinamakan Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi atau BAKTI.
Tapi, itu tidak seindah narasi yang sering diungkapkan Menteri Kominfo Johnny G Plate. Proyek multiyear yang dimulai tahun 2020 dan dipatok selesai tahun 2024 ternyata masih dikeluhkan warga di daerah Indonesia Timur.
Sinyal dari tower BAKTI dinilai masih buruk. Alhasil, banyak warga yang mesti menggantungkan ponsel atau naik pohon untuk mendapat sinyal. Begitu juga dengan siswa maupun guru sekolah yang sempat berharap dari tower BAKTI jika ada ujian berbasis daring.
Mereka harus naik gunung untuk mendapat sinyal dari provider biasa. Apalagi, proyek itu diduga menjadi bancakan sejumlah oknum untuk mengeruk keuntungan.
Atas beragam kejanggalan itu, Kejaksaan Agung pun turun tangan. Berdasar penelusuran Suara.com bersama Tempo.co; Jaring.id; Narasi TV; Tirto.id; Liputan6 SCTV, dan Detik.com, yang berkolaborasi dalam Klub Jurnalis Investigasi (KJI), selama tiga bulan terakhir melakukan penelusuran terkait persoalan itu.
Ditemukan adanya sejumlah kejanggalan dalam proyek BAKTI Kemenkominfo yang dimulai sejak 2020. Terutama, terdapat kesaksian yang mengarah pada adanya aliran uang proyek ke kantor pribadi sejumlah orang, termasuk petinggi Kementerian Kominfo, setiap hari rabu. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Persija Pinjamkan 5 Pemain ke Persis Solo Termasuk Leeming Bersaudara
-
Konflik Polri-Kejagung Memanas, Benny K Harman Desak DPR Gulirkan Hak Angket
-
Tampang Lesu Sopir Angkot Bekasi yang Viral Ngamuk di Jalan Resmi Tersangka, Ini Motifnya
-
Ironi Demokrasi: Ketika Pembelaan Hanya Milik Mereka yang Berkuasa
-
Hari Pertama Sekolah: Siswa Nangis, Mengantuk Hingga Usil Ganggu Teman
-
4 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Pori-Pori Besar Sesuai Klaim Produknya
-
Inggris vs Argentina: Semifinal yang Lebih dari Sekadar Sepak Bola
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Satgas PKH Tetap 'Ngegas' Amankan Hutan
-
Cerita Korban Little Aresha: Pernah Diikat, Dikurung di Ruang Gelap hingga Dipaksa Tidur di Lantai
-
Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang