NTB.Suara.com – Puasa tidak hanya berlaku dalam agama Islam. Di berbagai agama juga mewajibkan atau menganjurkan puasa. Seperti apa puasa-puasa dalam agama yang diakui di Indonesia?
Di Indonesia saat ini ada 6 agama yang diakui eksistensinya oleh negara. Yakni Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
Meski berbeda dalam ritual keagamaan, pada agama-agama itu juga memiliki kesamaan dalam hal puasa. Keenam agama itu menganjurkan bahkan mewajibkan umatnya berpuasa.
Berikut puasa dalam agama-agama yang diakui di Indonesia:
1. Islam
Buya Yahya dalam kanal Youtube Al Banjah menjelaskan, salah satu dalil kewajiban puasa tercantum dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah Ayat 183 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa”.
“Jadi kewajiban puasa bukan kekhusuan ibadah untuk umat Nabi Muhammad, tapi umat terdahulu sebelum Nabi Muhammad itu pun mereka ada kewajiban puasa. Akan tetapi puasa Ramadan khusus untuk umat Nabi Muhammad SAW,” tandas Buya Yahya dalam tayangan 3 Februari 2019.
Dalam agama Islam, puasa disebut shiyam atau shaum (menahan diri), salah satunya dilakukan pada saat bulan Ramadan. Puasa ini dilakukan dengan tidak melakukan makan dan minum dan beberapa yang dilarang seperti berhubungan suami-istri, mulai fajar sampai matahari terbenam.
Selain puasa wajib pada bulan Ramadan, ada banyak puasa sunah dalam Islam. Di antaranya Puasa Senin-Kamis dan puasa pada hari-hari tertentu.
Baca Juga: Pasti Seruuu, Raffi Ahmad-Nagita Slavina Duet Jadi Host Acara Ramadhan
2. Hindu
Pandita Hindu, Mpu Jaya Prema Ananda dalam tayangan di Youtube 6 April 2022 lalu menjelaskan puasa dalam agama Hindu disebut upawasa. Upa artinya dekat, uwasa artinya Tuhan.
“Upawasa artinya mendekat pada Tuhan,” kata dia.
Dia menjelaskan, puasa dalam Hindu tidak berpatokan pada bulan. Katanya, ada banyak macam puasa dalam Hindu. Biasanya dilakukan pada hari-hari suci atau hari raya keagamaan. Seperti Siwaratri, Nyepi, Ekadasi, dan lainnya. Atau pada proses tertentu yang mewajibkan puasa, seperti saat akan dilantik jadi pemangku (pewintenan ekajati) atau pendeta Hindu (pediksan dwijati).
3. Kristen Protestan
Pendeta Gilbert Lumoindong dalam kanal youtubenya pada 13 Januari 2020 menjelaskan, puasa diajarkan juga dalam Kristen Protestan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
Terkini
-
Kembali ke Kodrat, Lucinta Luna Pesan Nama Muhammad Fatah untuk Batu Nisannya
-
Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
5 Shio Paling Beruntung selama Pekan Mendatang 6-12 April 2026
-
Urutan Skincare Pagi untuk Remaja Sekolah, Murah dan Bikin Wajah Cerah
-
Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan
-
Cuaca Panas Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini 6 Pilihan Biar Kulit Terlindungi Maksimal
-
Review Film Christy: Drama Keluarga yang Hangat dari Pinggiran Irlandia
-
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon
-
6 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Kulit Normal, Ringan tapi Makeup Awet
-
Selain Kajari Karo, Kejagung Amankan Kasi Pidsus dan Jaksa Kasus Amsal Sitepu, Terancam Sanksi Berat