NTB.Suara.com – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menjadi sorotan usai kedapatan mengenakan tarif bea masuk ke piala yang dimenangkan oleh orang Indonesia pada Lomba di luar negeri.
Ternyata korbannya tidak hanya Fatimah, yang pialanya dikenakan biaya Rp 4 juta, padahal dari lomba tersebut dia hanya menerima piala, bukan uang. Setelah Fatimah berani bicara, korban lainnya, Kris Antoni ikut angkat bicara.
Kris Antoni yang berprofesi sebagai developer game ini mengaku harus mengeluarkan uang Rp 1 juta di Bea Cukai untuk piala atau penghargaannya karena dianggap barang impor yang harus dikenakan bea masuk.
“Ini juga kejadian sama gw. Waktu 2013 @togeproductions, menang award Flash Game Summit di San Francisco, tapi karena kita nga bsa pergi terima awardnya jadi pialanya dikirim ke Indonesia, sampai di Jakarta pialanya kena pajak becuk 1juta lebih,” kata Antoni dilansir dari akun twitternya @kerissakti.
Antoni mengaku sempat melayangkan protes, tetapi pihak Bea Cukai semua jenis barang impor baik yang dibeli maupun pemberian tetap kena pajak. Bahkan dia harus membayar berkali-kali setiap dia mendapat penghargaan dari luar negeri.
“Mau protes…,Mau protes cuma dibilang “barang yg diimpor mau beli atau gift gratis tetap kena pajak”. Gratis kena pajak tuh gmna? Karena orang awam nga ngerti apa2, kita iya iya aja, Selama 2011-2013 kita menang award 3 tahun berturut2 di Amrik. Ya bayangin aja pajaknya berapa,” kata Antoni.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana