NTB.Suara.com - PSIS Semarang akan menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2022/ 2023 di Stadion Jatidiri Semarang pada 29 Maret 2023.
Dalam laga itu, Panpel PSIS memberikan lampu hijau bagi pendukung Persebaya yang kerap disapa Bonek untuk hadir.
Bahkan, Semarang memberikan jatah 1.000 tiket bagi Bonek untuk hadir langsung mendukung tim kebanggannya.
"Kuota seribu tiket untuk pendukung Persebaya, sesuai dengan hasil koordinasi kepolisian dengan Pemerintah Kota Semarang dan Surabaya," kata Ketua Penpel PSIS Semarang Danur Rispriyanto, Jumat (24/3/2023).
Sementara itu, Panpel akan melarang pendukung tanpa tiket untuk memasuki kawasan Jatidiri.
Pihak keamanan, kata dia, akan membuat empat lapis penyekatan untuk menghalau penonton tanpa tiket.
Terkait kedatanggan Bonek, dia mengatakan akan dikoordinasikan langsung oleh Pemerintah Kota Surabaya.
Rencananya, Bonek akan dipimpin Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk datang ke Semarang.
Dalam laga ini, sebanyak 4.700 personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan laga.
Baca Juga: 4 Zodiak yang Dikenal Suka Menuntut dalam Persahabatan, Si Paling Diktator?
Sekedar diketahui, Persebaya Suarabaya saat ini di peringkat 10 dengan 39 poin. Mereka dalam tren buruk setelah enam laga tanpa kemenangan.
Sementara, PSIS berada di peringkat 14 pada klasemen sementara Liga I Indonesia dengan 35 poin.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial