NTB.Suara.com – Arif Edison, pengacara korban dugaan penipuan sekitar Rp1,8 miliar, yakin laporan Jhon LBF ke Polda Metro Jaya akan kandas dan tidak akan dilanjutkan.
Arif menyatakan, dia sebagai lawyer bicara berdasarkan fakta dan bukti. Kalau tidak ada fakta atau bukti yang valid tidak akan bicara. Hal itu dikatakan di kanal Youtube dr Richard Lee yang dikutip Minggu (2/4/2023).
“Makanya semua laporan polisi dia, gue yakin nol. Gue yakin sekali pasti nol. Gak mungkin ada yang bisa dilanjutkan,” kata Arif Edison dalam unggahan yang tayang Sabtu (1/4/2023).
Atas keyakinannya ini, Arif mengaku saat ini dia santai saja menghadapi laporan yang dilayangkan Jhon LBF.
“Maka gue santai banget,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui, Arif dilaporkan Jhon LBF ke Polda Metro Jaya pada 21 Maret 2023 lalu Dia menuding Arif Edison melakukan pencemaran nama baik, penghinaan, dan menyebarkan berita bohong tentang Jhon.
Hal ini bermula dari pernyataan Arif yang menyebut empat mobil yang dipamerkan Jhon di sebuah stasiun televisi, hanya satu yang atas nama Jhon. Yakni Pajero. Sedangkan Alphard, Mercy S Class, dan BMW bukan milik Jhon.
Jhon mengaku tudingan Arif telah mencemarkan nama baiknya. Tudingan itu bisa berdampak pada kekhawatiran klien terhadap perusahaannya.
“Harga diri. Seumur hidup saya enggak ada yang berani menuduh saya penipu,” aku Jhon.
Baca Juga: Pamer Kaya, Jhon LBF Dituding Cuma Karyawan Bergaji Sekitar UMR Jakarta, dr Richard Lee Tertawa
Arif dijerat menggunakan Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 3 UU ITE dan Pasal 310 dan atau Pasal 311 KUHP, serta Pasal 14 ayat 1 dan 2 KUHP. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Eona: Ketika Punggawa Naga Terakhir Menentukan Nasib Sebuah Kekaisaran
-
4 Rekomendasi Cushion untuk Menutup Tanda Lahir, Full Coverage Tahan Seharian
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis
-
Balita di Langkat Dianiaya Ayah Tiri, Pelaku Ditangkap
-
Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global
-
Review Film The Bell: Sajikan Elemen Horor Psikologis yang Begitu Mendalam!
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Productivity Hack: 80 Inspirasi untuk Mendongkrak Produktivitas Pribadi
-
Dunia Maya: Labirin Evolusi dan Teka-Teki Keabadian Jostein Gaarder