Adegan lain yang juga berbeda, yakni ketika si tokoh utama meminta Gyeon Woo untuk minum kopi saja. Namun, di versi Indonesia minuman tersebut diganti dengan teh pahit. Tak hanya itu juga masih ada scene-scene lain yang juga berbeda.
3.Penggunaan Bahasa Gaul
Perbedaan berikutnya yang tampak adalah dari penggunaan bahasa gaul. Bagi kamu pecinta film Korea tentu sudah tidak asing lagi dengan kosakata non formal yang kerap diucapkan oleh para pemerannya.
Nah, di versi Indonesia ini, sang sutradara tampaknya juga tak mau kalah dan berusaha menambahkan kekhasan dalam penggunaan Bahasa Indonesia. Seperti, "terus gua harus bilang wow gitu,” kalimat di salah satu scene.
4.Hasil Akhir Film
Yang terakhir yakni berkaitan dengan hasil akhir film termasuk hasil editan dari My Sassy Girls. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, di versi Indonesia colour yang digunakan juga cenderung terang mendukung keseluruhan tone warna dalam film. Sementara di versi Koreanya tidak seterang versi Indonesia.
Demikianlah perbedaan My Sassy Girls Indonesia dan Korea yang mungkin tak kamu sadari. Meski begitu, kedua versi memiliki keunikan masing-masing. Kamu lebih suka versi mana, Indonesia atau Korea? (Riadin Asy/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun
-
YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara
-
UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan
-
Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?
-
Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir
-
KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut
-
Korupsi Kepala Daerah Sudah Level Darurat, DPR Panggil Kemendagri dan Asosiasi Pemda Besok
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?