NTB.Suara.com - Nama Pesulap Merah mendadak dikaitkan dengan Ida Dayak. Seperti diketahui, baru-baru ini Ida Dayak cukup menyita perhatian publik karena dianggap bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Kepopuleran Ida Dayak ini pun membuat warganet jadi mengaitkannya dengan sosok Pesulap Merah. Sebelumnya, pria dengan nama asli Marcel Radhival ini dikenal sering membongkar praktik-praktik perdukunan yang tidak masuk akal.
Sayangnya, narasi yang dikaitkan pada Pesulap Merah kali ini memiliki sentiment negative. Bagaimana tidak, ia dituduh tak mempercayai praktik Ida Dayak. Ia juga disebut menyebut Ida Dayak hanya dukun dan iri pada kesaktiannya.
Tak hanya satu konten, Pesulap Merah ternyata menemukan banyak konten dengan narasi demikian. Hal inilah yang kemudian membuatnya murka.
Pasalnya, ia sama sekali belum pernah dan membahas apapun tentang Ida Dayak.
“Semakin didiemin semakin banyak narasi-narasi yang nggak jelas kan. Seolah-olah gue komentar menyudutkan Ida Dayak. Padahal, gue ketemu juga belum, kenal sedikit pun juga enggak, membahas juga enggak. Kok tiba-tiba ada narasi Pesulap Merah menganggap Ida Dayak hanya sebatas dukun,” bebernya pada Rabu (05/04/2023) di channel YouTube-nya.
Lebih lanjut, Pesulap Merah mengungkapkan bahwa narasi hoax tersebut sudah tersebar di TikTok dan beberapa channel YouTube. Ia pun dengan tegas mengajak orang untuk segera memblokir channel yang menyebarkan berita hoax tersebut.
Ia pun mengingatkan para penonton untuk tidak mudah termakan dengan hoax.
Tentang pengobatan Ida Dayak, Pesulap Merah pun memberikan tanggapan, “sebenarnya, itu hal biasa yang bisa dilakukan oleh ahli tulang. Yang dilakukan Ida Dayak itu enggak ada hubungannya dengan sakti-saktian, enggak ada hubungannya dengan ghaib-ghaiban,” terang pria yang kini memiliki lebih dari 3 juta subscribers ini. (Ainul Yaqin/*)
Baca Juga: Sudah Tayang! Inilah Link Nonton Joseon Attorney Episode 4, Drakor Sageuk yang Bikin Candu
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta