NTB.Suara.com - Polisi berhasil tangkap M. Imam Mahlil Lubis tersangka tempel QRIS palsu di masjid, di wilayah DKI Jakarta.
Penangkapan M. Imam Mahlil Lubis terjadi Selasa (11/4/2023) di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polisi pun membeberkan modus pelaku menempelkan QRIS palsu tersebut.
Tentu akibat penempelan QRIS palsu itu, uang dari jemaah yang tadinya untuk masjid, bersedekah di bulan Ramadhan malah masuk ke rekening pelaku.
Awal mulanya, kasus ini terungkap, setelah rekaman CCTV di salah satu masjid di Jakarta Selatan berhasil merekam aksi bejat pelaku.
"Nah, bagaimana cara yang bersangkutan itu tempel QRIS palsu? Caranya adalah dengan meniban atau menempel di atas QRIS masjid," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Auliansyah Lubis kepada wartawan, dikutip dari pmjnews.com.
Tak hanya itu, Auliansyah juga menyebut penempelan QRIS palsu itu juga terjadi di tembok di masjid yang bersampingan dengan QRIS yang sudah ada maupun yang kosong.
Atas ulahnya, polisi pun menyita barang bukti berupa QRIS palsu yang belum ditempelkan serta HP milik pelaku.
Akibat perbuatannya, M. Imam Mahlil Lubis dijerat dengan Pasal 28 ayat 1 juncto Pasal 45a ayat 1 atau Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat 1 UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Serta Pasal 80 atau Pasal 83 UU No. 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana atau Pasal 378 KUHP. (M.Iqbal/*)
Baca Juga: Genjot Perbaikan Jalan, Ganjar Pastikan Semua Jalur Utama Siap Dilewati Pemudik di H-10 Lebaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
-
Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras