NTB.Suara.com – Persija Jakarta akan menurunkan tim terbaik saat menjamu PSS Sleman di pertandingan terakhir Liga 1 2022/2023 yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (15/4).
Thomas Doll selaku pelatih Persija mengatakan bahwa sebelumnya sempat berpikiran untuk memberikan kesempatan bermain pada sejumlah pemain yang jarang dimainkan, seperti kiper Cahya Supriadi.
Lantaran Macan Kemayoran dituntut mengamankan peringkat kedua di klasemen sementara atas PSS, kesempatan bermain untuk Cahya tidak diberikan akhir pekan ini.
Ia menyamapikan bahwa pihaknya selalu bisa mengganti 5 pemain, namun untuk posisi kiper selalu sulit.
“Ini bukan momen yang tepat untuk bereksperimen karena pertandingan ini terlalu penting bagi kami, bagi klub, bagi penggemar,” kata Thomas Doll dikutip dari Antara pada Rabu (13/04).
Saat ini Macan Kemayoran menempati posisi kedua klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2022/203 dengan 63 poin, unggul 1 poin atas Persib Bandung.
Pada pertandingan Sabtu nanti, Persib Bandung juga akan memainkan laga terakhir di liga musim ini menghadapi Persikabo Kabupaten Bogor.
Jika Persija gagal meraih kemenangan dan Persib seandainya dapat mengalahkan Persikabo, maka kedua tim akan bertukar posisi dengan Persija turun ke posisi ketiga, sedangkan Persib naik ke posisi kedua.
Maka dari itu, pelatih asal Jerman tersebut mengingatkan para pemainnya untuk fokus ketika melawan PSS nanti meskipun sang lawan kini ada di papan bawah klasemen, yaitu posisi ke-16 dengan 34 poin.
Baca Juga: 4 Bahaya Terlalu Sering Menggunakan Headset yang Perlu Kamu Waspadai
Dirinya merasa bahwa para pemainnya ingin mempertahankan peringkat kedua dan merayakan kemenangan bersama Jakmania usai pertandingan.
“PSS Sleman juga akan memberikan tekanan berat untuk dapat menyelesaikan musim. Semua orang ingin menyelesaikan musim dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Ia akan merasakan pertama kalinya mempersiapkan Persija di Gelora Bung Karno dan mengaku siap dengan segala kejutan yang akan diberikan penggemar yang diperkirakan memenuhi stadion nanti.
“Semua orang akan merinding dan saya juga tidak sabar untuk melihat stadion itu terisi penuh,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa semua orang memberikan dukungan kepada timnya dari awal dan hal itu memberikan kekuatan serta kepercayaan diri untuk timnya. (Ainul Yaqin/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat