NTB.Suara.com - Warganet heboh dengan sebuah video berdurasi 2 menit 53 detik di kanal YouTube, Portal Jurnalis yang menyebut pesohor, Raffi Ahmad dalam keadaan kritis dan meninggal dunia.
Kabar duka meninggalnya Raffi Ahmad membuat isak tangis keluarganya pecah. “Isak Tangis Ibu Raffi Ahmad dan Nagita Pecah, Saat Melihat Jenazah Tiba di Rumah Duka’” tulis akun Portal Jurnalis tersebut.
Diketahui video tersebut diunggah pada Sabtu, (15/4/2023) kemarin dan telah ditonton lebih dari 15 ribu viewer.
Akun Portal Jurnalis juga telah di-subscribe 144 ribu pengunjung akun tersebut.
“Innalihai Wa Innalillahi rojiun kabar duka dari Raffi Ahmad membuat tangis sang ibunda Amy Qanita pecah,” ucap narator dalam video yang diunggah akun Portal Jurnalis, Minggu (16/4/2023).
Lantas apakah benar pesohor yang mendapat sebutan Sultan Andara itu telah meninggal dunia adalah informasi yang benar dan akurat, simak penjelasannya berikut ini.
Awalnya narator video langsung menyebut bahwa Raffi Ahmad meninggal dunia dan tangis keluarga pecah terutama sang ibunda tanpa menjelaskan apa penyebab kematian Raffi Ahmad dan dari mana informasi tersebut diperoleh.
Narator juga menyebut bahwa sang ibunda, Amy Qanita merasa bangga dengan kesuksesan Raffi Ahmad. Namun di tengah penjelasan, narator meminta pengunjung video tersebut untuk mendoakan Raffi Ahmad yang telah berpulang.
“Sempoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar narator akun tersebut.
Baca Juga: Reaksi Antusias David Ozora Saat Diperbolehkan Keluar dari Rumah Sakit
Namun menjelang akhir video, narator justru menyebut yang meninggal dunia adalah salah satu orang di lingkaran keluarga Raffi Ahmad yakni Ivan.
Ivan sendiri adalah asisten adik Raffi Ahmad, Nisya Ahmad yang sudah dianggap sebagai keluarga sendiri oleh ibunda Raffi Ahmad. Dan
Raffi Ahmad dan isterinya Nagita Slavina juga turut berduka cita atas meninggalnya Ivan.
Kesimpulan:
Setelah ditelusuri lebih lanjut, tidak ada informasi valid yang menyebutkan bahwa Raffi Ahmad mengalami kritis dan meninggal dunia. Maka informasi yang disampaikan oleh video tersebut dapat dikatakan sebagai konten hoaks atau kabar bohong.
Informasi yang disampaikan tidak valid dan tidak relevan. (Riadin Asy/*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Jembatan PonorogoTrenggalek Putus, Warga Terpaksa Menyeberang dengan Gantung Darurat
-
Tarif Pokok PKB Jateng 2026 Tetap Sama, Budayawan Budianto Hadinegoro: Isu Hoax!
-
CEK FAKTA: Megawati Jadi Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Benarkah?
-
Asri Welas Banting Tulang Sendiri Demi Anak, Nafkah dari eks Suami Diduga Abu-Abu
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Ramadan 2026 Jadi Momen Terberat Asri Welas, Bakal Tinggalkan Anak-Anak
-
Kebakaran Hebat Dekat Stasiun Lambuang Bukittinggi, 3 Warung Ludes