NTB.Suara.com- Beredar kabar yang menyebutkan bahwa Ahok diminta menjadi Ketua KPK.
Kabar ini diunggah di media sosial Facebook oleh akun yang bernama Gabuuut pada 14 Februari 2023. Unggahan tersebut telah disukai oleh 11 orang dan mendapat 12 komentar.
Dalam video yang memiliki durasi 10 menit 19 detik dari akun Gabuuut tersebut ditampilkan dengan thumbnail gambar Jokowi dan Ahok yang terlihat sedang berbincang.
Di thumbnail juga terdapat informasi yang menyebutkan Ahok diminta menjadi ketua KPK.
Penjelasan:
Dari hasil penelusuran yang telah dilakukan, kabar yang menyebutkan bahwa Aho diminta menjadi Ketua KPK tidaklah benar. Adapun gambar yang digunakan untuk thumbnail video adalah hasil suntingan.
Gambar tersebut identik dengan gambar pada artikel detik yang berjudul “Jokowi dan Presiden Prancis Bahas Kemerdekaan Palestina,” yang mana gambar itu merupakan foto Presiden Hollande dan Presiden Jokowi yang sedang berbincang.
Kemudian terkait video yang diunggah juga merupakan beberapa potongan video yang dijadikan satu. Seperti di awal video yang memperlihatkan Ahok membahas perihal jangan korupsi, adalah potongan video dari Youtube BeritaSatu yang tayang pada 10 November 2015.
Video itu diambil saat Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan sedang menyampaikan pesannya terkait Hari Pahlawan. Video tersebut berisi Ahok yang menilai bahwa pahlawan adalah orang yang bisa menjaga ketertiban dan anti-korupsi.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Toples Cantik untuk Kue Kering, Sudah Persiapkan?
Sementara itu, video yang menayangkan Erick Thohir mengatakan butuh figur-figur yang bisa mendobrak, adalah video dari KompasTV yang tayang pada 15 November 2019.
Video itu diambil ketika Erik berbicara mengenai sosok pendobrak seperti Ahok dibutuhkan di BUMN, tidak ada pembahasan mengenai ketua KPK.
Untuk potongan video selanjutnya adalah vidio KOMPASTV yang faktanya merupakan video Ahok saat dimintai ucapan saat hari Anti Korupsi pada Senin 9 Desember 2019.
Kesimpulan:
Dari penelusuran dan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kabar yang menyebut Ahok Diminta Menjadi Ketua KPK tidak benar alias Hoaks.
Thumbnail dan isi video tersebut tidak berkaitan.Gambar thumbnail merupakan hasil suntingan yang mana gambar asli adalah Presiden Hollande dan Presiden Jokowi bukan Ahok. Selain itu, dalam video tersebut juga tidak membahas perihal Ahok menjadi ketua KPK sama sekali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
4 Rekomendasi Bedak Padat Translucent yang Ringan dan Bikin Makeup Flawless
-
4 Zodiak Paling Beruntung 6 Mei 2026: Siap-siap Uang Bertambah dan Cinta Bersemi
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen
-
BRI Gandeng Grab Luncurkan Promo Eksklusif dengan Diskon Menarik!
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Hantaman Maut Kapal Kargo di Perairan Kalianda: Tim SAR Sisir Laut Cari Nelayan yang Hilang
-
Kelihatan Tak Pernah Sedih, Atalia Praratya Bongkar Alasan Cepat Move On dari Ridwan Kamil
-
71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya