NTB.Suara.com – Pihak kepolisian saat ini sedang memeriksa AKBP Achiruddin Hasibuan terkait kasus penganiayaan Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral.
Diketahui, AKBP Achiruddin Hasibuan adalah ayah dari Aditya Hasibuan yang menyuruh anaknya untuk melakukan penganiayaan terhadap temannya, Ken Admiral. Hal ini diketahui melalui cuitan thread akun Twitter @mazzini_gsp pada Selasa (25/4).
“Aditya Hasibuan anak Kompol Abdul Rahman melakukan penganiayaan terhadap Ken Admiral seorang mahasiswa. Sudah mengalami kerugian saat korban menagih ganti rugi ke rumahnya, Kompol Abdul Rahman malah menyuruh seseorang untuk mengambil senjata laras panjang,” tulis cuitan akun @mazzini_gsp, dikutip pada Selasa (25/4).
Akun Twitter @mazziniA_gsp itu mengungkap bahwa penganiayaan ini bermula dari pemukulan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan karena Ken Admiral menolak ajakannya.
“Peristiwa 11 Desember 2022 pemukulan awal yang dilakukan Aditya Hasibuan cuma karena Ken menolak diajak main malah digebukin,” sambungnya.
Lebih lanjut, Aditya memukul kaca spion mobil Ken hingga patah. Ken yang merasa dirugikan pun mengajak teman-temannya untuk mengunjungi kediaman Aditya guna meminta ganti rugi pada 22 Desember 2022 lalu.
Kedatangan Ken dan kawan-kawannya untuk meminta pertanggungjawaban atas perlakuan Aditya lantas membuat AKBP Achiruddin tidak terima. Ia menyuruh kakak Aditya, Arya Hasibuan membawa keluar senjata api laras panjang untuk ditodongkan ke teman-teman Ken.
Kompol Achiruddin Hasibuan pun memberikan arahan kepada Aditya untuk menganiaya Ken.
Cuitan thread akun @mazzini_gsp itu sontak menjadi trending di Twitter dan mendapatkan sorotan dari Kombes Pol Ahrie Sonta. “Barusan saya cek sudah proses penyidikan. AKBP-nya sudah dalam pemeriksaan,” ungkap Ahrie Sonta. (M.Iqbal/*)
Baca Juga: Soal Ancaman Pembunuhan Andi Pangerang di Medsos, DPR: Kedepankan Tata Krama di Medsos
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar
-
Perkuat Lini Depan, Kendal Tornado FC Datangkan Striker Rizky Dwi Pangestu
-
HUT ke-70 Danamon, Nikmati Promo Hemat hingga 70% di Merchant Pilihan Semarang
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
Ironi Stadion Dallas: Rumput Hasil Riset 5 Tahun akan Dibongkar Usai Duel Prancis vs Spanyol
-
KPK Masih Dalami Jumlah Pasti Uang Amplop Bupati Kuansing untuk Raja Juli
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Koperasi Mendahului Aspal, Membedah Paradoks Desa Kelok Sunyi