NTB.Suara.com- Dalam sebuah perjalanan , mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi atau biasa dikenal dengan Kang Dedi bertemu dengan ibu-ibu penjual gorengan di pinggir jalan. Ia pun lantas berhenti dan membeli combro buatan sang ibu.
Kang Dedi menawar harga combro yang awalnya Rp5.000 mendapat empat buah menjadi satu buah menjadi Rp10.000. Merasa mendapat berkah, penjual ini pun bersyukur kemudian berucap bawa uangnya bisa digunakan untuk membayar zakat.
Hal tersebut membuat Kang Dedi terharu. Ia lantas bertanya kepada sang ibu penjual, “untuk siapa zakat tersebut?”.
Dijelaskan oleh sang ibu bahwa zakat itu diperuntukkan untuk anak perempuanya yang masih duduk di kelas 3 SMA.
Kang Dedi pun lantas menanyakan keberadaan anak perempuan sang ibu penjual.
“Sekarag si bungsunya lagi bikin gorengan? Dimana rumahnya? Saya mau lamar jadi istri saya,” ucap Kang Dedi.
Sang ibu penjual yang merasa kaget pun seolah tak percaya dengan perkataan Kang Dedi. Dan menanyakan kembali, apakah pertanyaan yang dilontarkan oleh Dedi Mulyadi benar adanya?
“Bener dilamar jadi istri saya. Diizinin nggak?” ucap Kang Dedi kepada sang ibu penjual combro.
“Kalau mau mah silahkah,” jawab ibu Oneng, penjual combro.
Baca Juga: CEK FAKTA: Tidak Diizinkan Poligami, Virgoun Lakukan KDRT kepada Inara Rusli
Tak berselang lama, setelah membayar combro yang dibelinya serta memberikan sejumlah uang kepada ibu Oneng. Kang Dedi lalu menuju rumah ibu penjual combro ini untuk menemui sang anak perempuan.
Bertemu dengan sang anak perempuan dari Bu Oneng yang bernama Jeni, Kang Dedi pun kembali menanyakan urusan lamaran yang sempat diobrolkan.
“Gimana urusan lamarannya,” tanya Kang Dedi.
“Si bapak mau ngelamar eneng. Ngelamar kerjaan, eneng disuruh kerja,” tanya Bu Oneng kepada anak perempuannya
“Bukan kerjaan, ngelamar jadi istri. Janjinya gimana janjinya. Soak bilang,” tegas Kang Dedi sekali lagi.
Kemudian, sang ibu menjelaskan kepada sang anak perihal pertemuan degan Kang Dedi lantas kemudian keinginannya untuk melamar Jeni dengan tertawa. Kang Dedi pun meminta Bu Oneng untuk bertanya kepada Jeni, apakah mau dilamar olehnya atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena