/
Jum'at, 28 April 2023 | 15:20 WIB
Melamar Gadis SMA Penjual Combro, Kang Dedi Mulyadi: Jauh-jauh Masuk Gang Malah Ditolak (YT Kang Dedi)

NTB.Suara.com- Dalam sebuah perjalanan , mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi atau biasa dikenal dengan Kang Dedi bertemu dengan ibu-ibu penjual gorengan di pinggir jalan. Ia pun lantas berhenti dan membeli combro buatan sang ibu.

Kang Dedi menawar harga combro yang awalnya Rp5.000 mendapat empat buah menjadi satu buah menjadi Rp10.000. Merasa mendapat berkah, penjual ini pun bersyukur kemudian berucap bawa uangnya bisa digunakan untuk membayar zakat.

Hal tersebut membuat Kang Dedi terharu. Ia lantas bertanya kepada sang ibu penjual, “untuk siapa zakat tersebut?”.

Dijelaskan oleh sang ibu bahwa zakat itu diperuntukkan untuk anak perempuanya yang masih duduk di kelas 3 SMA.

Kang Dedi pun lantas menanyakan keberadaan anak perempuan sang ibu penjual.

“Sekarag si bungsunya lagi bikin gorengan? Dimana rumahnya? Saya mau lamar jadi istri saya,” ucap Kang Dedi.

Sang ibu penjual yang merasa kaget pun seolah tak percaya dengan perkataan Kang Dedi. Dan menanyakan kembali, apakah pertanyaan yang dilontarkan oleh Dedi Mulyadi benar adanya?

“Bener dilamar jadi istri saya. Diizinin nggak?” ucap Kang Dedi kepada sang ibu penjual combro.

“Kalau mau mah silahkah,” jawab ibu Oneng, penjual combro.

Baca Juga: CEK FAKTA: Tidak Diizinkan Poligami, Virgoun Lakukan KDRT kepada Inara Rusli

Tak berselang lama, setelah membayar combro yang dibelinya serta memberikan sejumlah uang kepada ibu Oneng. Kang Dedi lalu menuju rumah ibu penjual combro ini untuk menemui sang anak perempuan.

Bertemu dengan sang anak perempuan dari Bu Oneng yang bernama Jeni, Kang Dedi pun kembali menanyakan urusan lamaran yang sempat diobrolkan.

“Gimana urusan lamarannya,” tanya Kang Dedi.

“Si bapak mau ngelamar eneng. Ngelamar kerjaan, eneng disuruh kerja,” tanya Bu Oneng kepada anak perempuannya

“Bukan kerjaan, ngelamar jadi istri. Janjinya gimana janjinya. Soak bilang,” tegas Kang Dedi sekali lagi.

Kemudian, sang ibu menjelaskan kepada sang anak perihal pertemuan degan Kang Dedi lantas kemudian keinginannya untuk melamar Jeni dengan tertawa. Kang Dedi pun meminta Bu Oneng untuk bertanya kepada Jeni, apakah mau dilamar olehnya atau tidak.

Load More