NTB.Suara.com - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mendapat sorotan DPR RI karena lambatnya penanganan sejumlah kasus mulai menonjol dan dianggap tidak tegas kepada anggota sehingga pelanggaran etik oleh anggota Polri masih terjadi.
Anggota DPR RI, Junimart Girsang menjelaskan banyak kasus di Sumatera Utara melibatkan Polisi sebagai tersangka. Kemudian sejumlah kasus harus viral dulu baru bisa terselesaikan secara tuntas dan transparan, seperti kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak perwira menengah Polri.
"Yang menjadi pertanyaan, bagaimana akhir kasus ini tadinya jika tidak viral di media sosial. Mungkin saja tidak ditindaklanjuti? wong anak perwira Polisi kok. Sebaliknya kenapa Polda Sumut baru bertindak setelah viral? apa mungkin sekelas Kapolda tidak mengetahui kasus ini sejak pasca kejadian? atau jangan-jangan ada pembiaran, dus terungkap pamen ini menimbun solar di gudang rumahnya. Ini yang baru terungkap. Mabes Polri wajib turun mengembangkan ini yang dugaan saya adalah sindikasi,”
Bahkan Junimart memberikan raport merah kepada Kapolda Sumut karena kinerjanya yang dinilai buruk selama memimpin Polda Sumatera Utara. Politisi PDIP ini juga meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk mengevaluasi Kapolda Sumatera Utara karena kinerjanya yang buruk.
"Kapolri sudah seharusnya segera mengevaluasi Kapolda Sumut ini, karena sudah terlalu banyak kasus-kasus hukum yang melibatkan oknum polisi di Sumut ini sebagai tersangkanya, ini pun kasus yang baru terungkap. Kapolda ini sepertinya hanya terlihat tegas keluar tetapi lembek ke internalnya, bahkan cenderung euforia pencitraan,” kata Junimart.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pengedar Ganja 3,6 Kg Diciduk di Tanah Abang Usai Ambil Paket dari Ekspedisi
-
Urutan Skincare Double Cleansing yang Benar Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produknya
-
Kartini di Era 5G: Melawan 'Pingitan Digital' dan Kekerasan Siber
-
Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini
-
BRI Tegaskan Tidak Mentolerir Segala Bentuk Pelanggaran Terhadap Kode Etik dan Ketentuan Perusahaan
-
Eskalasi Konflik Global Meningkat, Puan Minta Pemerintah Evaluasi Misi TNI di UNIFIL
-
Begini Strategi Baru Unhas Cegah Perjokian UTBK 2026
-
5 Mild Cleanser Buat Kulit Sensitif dan Mudah Kemerahan, Mulai Rp30 Ribuan!
-
Sopir Truk Tangki Dibacok Begal Usai Bongkar Muat di Belawan, 2 Pelaku Ditangkap
-
Rustam Effendi Piliang Sebut Pratikno Otak Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo