/
Senin, 08 Mei 2023 | 18:15 WIB
Gubernur Lampung Tepuk Tangan dan Senyum Semringah Saat Jokowi Ambil Alih Perbaikan Jalan Rusak. (Tangkapan layar dari kanal YouTube Sekretariat Presiden)

NTB.Suara.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi jadi sorotan usai tertangkap kamera sedang bertepuk tangan saat Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa pemerintah pusat bakal mengambil alih perbaikan jalan rusak yang sudah bertahun-tahun.

Pernyataan Presiden Jokowi itu pun disampaikannya Ketika berkunjung ke Lampung Bersama beberapa Menteri dan mendampinginya. Jokowi mengatakan bahwa da pembagian tanggung jawab mengenai pengelolaan jalan. Seperti, jalan nasional di pemerintah pusat, jalan provinsi di gubernur, jalan kabupaten itu di bupati atau walikota.

"Semangatnya adalah kita ingin memperbaiki, jalan-jalan yang kita lihat baru saja tadi, baik jalan kabupaten, provinsi, baik jalan kota yang rusak parah...Tapi ini karena memang sudah lama, ya akan diambil alih oleh pemerintah pusat," ungkap Jokowi, saat meninjau jalan rusak di Lampung minggu lalu, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (8/5/2023).

Pernyataan Jokowi ini disambung dengan sorak sorai dan tepuk tangan warga. Seketika, Gubernur Lampung ikut bertepuk tangan dan memberikan wajah semringah.

Disebutkan bahwa pemerintah pusat akan mengalokasikan dana Rp 800 miliar untuk perbaikan jalan di 15 ruas jalan di lampung. Terkait hal ini, Arinal mengungkapkan rasa syukur dan tertawa.

“Alhamdulilah,” ucapnya.

Tak hanya itu, Arinal juga tertangkap kamera warga saat ditanya Presiden mengenai lokasi daerahnya yang menjadi tanggung jawabnya. Namun, ia tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut.

Video ini pun viral di media sosial dan banyak beredar di grup WhatsApp.

Dalam video tersebut, Arinal terlihat berjalan meninggalkan Presiden dan Menteri BUMN, PUPR dan Menteri Perdagangan untuk bertanya nama daerah yang tengah dikunjungi Presiden.

Baca Juga: Mahalini Tampil Cantik dengan Balutan Kaftan, Pacar Rizky Febian Siap Mualaf?

"Ini apa nama daerahnya?" tanya Arinal.

"Seputih Raman," jawab penduduk.

Sontak saja hal tersebut mengundang komentar para warganet yang mempertanyakan mengapa seorang gubernur tidak mengetahui daerahnya sendiri.

"Gak punya urat malu!", tulis akun @e****.

Warganet dengan akun @J**** berujar, "Shame on you woiii...ssmpe2 presiden harus turun tangan ngurusin urusan daerah, kepala daerah ngapain? Duit anggaran daerah kemana?"

"Kalau jalan rusak dan gubernur gak perduli, terus dia jadi pejabat gunanya apa?," tulis @H****

"Dih ga punya malu! Tolong tindak lanjutnya pak jangan smp keputusan bapak membuat cemburu provinsi lain, pemimpin yg benar2 kerja, banyak APBD daerah lain yg kecil tp mampu membangun infrasturktur dgn baik dr dana desa yg sdh diberikan PP @jokowi @KemenPU @KPK_RI," tulis akun Akun @A****

"Budaya malu menghilang, harusnya sadar diri dapat jabatan dan disumpah pula, bukannya membangun daerahnya sendiri, kalau tdk mampu atau kurang anggaran, kan bisa pengajuan. Lucu malah tepuk tangan, kalau semua gubernur seperti anda, mending gk usah ada gubernur kalik  ," tulis Akun @u****(M.Iqbal/*)

Load More