NTB.Suara.com - Usai beredar video Panji Gumilang menyanyikan salam Yahudi di acara Muharram 1444 H, kini beredar video Panji Gumilang bela Israel.
Rasa penasaran publik tentang sikap Panji Gumilang yang menyanyikan salam Yahudi di Ponpes Al Zaytun kini terjawab dengan penjelasannya yang membela Israel.
Panji Gumilang memberi narasi di awal bahwa Nabi Ibrahim adalah keturunan dari Bunda Ketura yang disebut Bunda Kesturi oleh orang Indonesia. Sebab baunya yang wangi seharum kesturi.
Nabi Ibrahim sendiri mempunyai keturunan bernama Zimron, Yuksan, Medan, Median, Isbat dan Suah.
Panji Gumilang mengatakan jika mengenal silsilah keturunan Nabi Ibrahim, maka akan timbul rasa kasih sayang terhadap salah satu keturunannya yang merupakan golongan Bani Israel.
“Tatkala tidak mengenal maka seakan-akan Israel bajingan yang harus dijauhi, tidak tahu (bahwa) Israel adalah putra daripada Ishaq, putra daripada Ibrahim alaihissalam,” ucap Panji Gumilang dikutip dari kanal YouTube Herri Pras, Selasa (9/5/2023).
Panji mempertanyakan mengapa umat muslim setiap hari membaca sholawat kepada Nabi Ibrahim, namun setiap hari masih membenci keturunan Nabi Ibrahim.
“Sehingga mendengar nama Israel sebagai negara, seakan-akan dia negara itu adalah penjajah,” kata Panji Gumilang.
Pimpinan Ponpes Al Zaytun itu menghimbau kepada para hadirin agar tidak berpikir bahwa Israel adalah negara penjajah, karena merupakan salah satu keturunan Nabi Ibrahim AS. (Riadin Asy/*)
Baca Juga: Pasrah? Sule Tak Mau Urus Soal Perbedaan Agama Rizky Febian dan Mahalini: Di Luar Tanggung Jawab Gue
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
Sesi Sambutan di Acara Resmi, Warisan Feodal yang Dianggap Normal
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Lina Mukherjee Kena Body Shaming Bekas Luka Caesar, Amanda Manopo Kasih Pembelaan Begini
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Di Tiongkok Guru Setara Dokter, di Indonesia Guru Honorer Dijerat Judi Online: Ada Apa?
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?