NTB.Suara.com - Beredar video viral yang berisi berita tentang Menteri Keuangan RI Sri Mulyani yang berani merampas semua harta kekayaan Anies Baswedan, hal ini dilakukan agar tidak mau mengecewakan Presiden Jokowi. Benarkah demikian? mari cek faktanya.
Muncul video dengan narasi judul "TAK MAU KECEWAKAN JOKOWI, SRI MULYANI RAMPAS SEMUA KEKAYAAN ANIES".
Video tersebut diupload oleh channel Youtube dengan nama Seputar Istana dan sudah ditonton 11 ribu kali.
Konten video tersebut memiliki durasi 8 menit 5 detik. Dalam cover video nampak visual situasi di gedung KPK, terdapat beberapa orang petugas sedang membawa dokumen.
Ada juga sosok Sri Mulyani sedang memegang dokumen, dan ada seseorang yang menghadap belakang sedang ditangkap oleh petugas.
Dalam visual cover itu juga diberi narasi teks "Breaking News: TAK MAU KECEWAKAN JOKOWI, 7,1 TRILIUN…SRI MULYANI SITA KEKAYAAN ANIES".
Di bagian pojok kanan bawah tertera waktu 00:00 WIB.
Anies Baswedan diketahui saat ini menjadi Capres yang akan maju dalam kontestasi di Pilpres 2024 yang diusung oleh koalisi partai Nasdem, Demokrat dan PKS.
CEK FAKTA
Baca Juga: Sarjana Lulusan Universitas Kok Masih Sulit Dapat Kerja? Pakar Ungkap Penyebabnya
Setelah dilakukan penelusuran dengan menonton isi video hingga akhir ternyata tidak ditemukan bukti kalau Sri Mulyani merampas harta sebesar Rp7,1 Triliun dari Anies Baswedan agar Presiden Jokowi tidak kecewa.
Isi video hanya memperlihatkan cuplikan video dan narasi yang berkaitan dengan Anies Baswedan saat masih menjadi Gubernur DKI Jakarta dan penanganan situasi saat COVID-19 melanda.
Narasi video juga mengarah ke berita yang tidak ada dasar kebenaran dan tidak jelas sumber datanya.
KESIMPULAN
Berdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan kalau konten video tersebut adalah TIDAK BENAR (HOAX).
Karena judul dan cover video tidak ada kaitanya dengan isi dan narasi yang diberitakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'