NTB.Suara.com - Kemenko Perekonomian tengah membuka lowongan kerja, Simak pembahasan berikut.
Pada lowongan kerja kali ini Kemenko Perekonomian memberikan sesuatu hal yang sangat penting untuk Anda coba yang tentunya dapat memajukan karir ke depannya.
Untuk lowongan kerja yang ditawarkan pada Kemenko Perekonomian kali ini adalah untuk tenaga Non ASN dengan kualifikasi jurusan SI Desain Grafis yang nantinya akan menempati posisi Tenaga Penunjang Teknis Grafis.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atau yang dikenal dengan Kemenko Perekonomian didirikan pada 25 Juli 1966 dan berdiri hingga saat ini.
Dilansir NTB.Suara.com dari Instagram @instalowongan pada Senin (12/6/2023) berikut persyaratan lowongan kerja kali ini yang ada pada Kemenko Perekonomian.
Persyaratan:
- Jenis kelamin adalah pria/wanita
- Usia maksimal adalah 35 tahun
- Pendidikan terakhir minimal lulusan S1 di jurusan Desain Grafis
Baca Juga: Bolehkah Panitia Qurban Mendapat Jatah Daging Kurban Idul Adha? Ini Kata Ustaz Abdul Somad
- IPK minimal 3,00
- Memiliki pemahaman dalam membuat efek grafis yang bisa mendukung proses kerja sehingga kreativitas dan dijalankan dengan baik.
- Pendaftar kerja memiliki keahlian dalam mengelola media sosial.
- Menguasai software desain grafis seperti; Adobe photoshop, Adobe illustrator
-Mempunyai pengalaman kerja dan pengetahuan pada mengoperasikan data infografis
- Mempunyai keahlian pada pengoperasian aplikasi edit gambar
- Memiliki keahlian dalam menyelesaikan tugas dengan baik
- Memiliki sikap jujur dan sangat teliti
- Mempunyai motivasi yang tinggi terkait pekerjaan
- Mampu bekerja secara tim maupun individu.
- Mempunyai manajemen yang baik
- Pengalaman menggunakan desain grafis dengan baik sesuai kebutuhan media untuk publikasi, membuat poster, dan buku
- Mampu mengoperasikan komputer terutama program microsoft office; word/excel/power point dan aplikasi komputer lain yang relevan.
Deadline pendaftaran: 17 Juni 2023 pukul 16.00 WIB.
Pendaftaran dilakukan pada:
https://rekrutmentp.ekon.go.id/pendaftaran
Pengumuman lolos seleksi pada tanggal 21 Juni 2023 yang dilakukan pada https://ekon.go.id atau jobsid.co
CATATAN!!!
Proses seleksi yang dijalankan oleh Kemenko Perekonomian tidak dipungut biaya apapun alias gratis.
Jika ada oknum yang meminta biaya ataupun ongkos dengan mengatasnamakan Kemenko Perekonomian, berarti hoax.
Harap berhati-hati, karena Kemenko Perekonomian tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang Anda terima.
Pendaftar yang memenuhi kualifikasi akan diproses lebih lanjut.(Mf Ifta/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
-
Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat ke Level Rp16.754
-
Viral Isu Rizky Bantayan Lolos Akmil Karena Aira Yudhoyono, Sampai Rela Lepeh Pacar
-
Jelang FIFA Series 2026, Kevin Diks: Kami Harus Lebih Kejam!
-
Eks Mertua Pratama Arhan Bawa Kasus Baru ke PSSI, Akan Segera Lapor
-
Takjil untuk Penagih Utang Bang Tigor
-
5 Bedak untuk Menutupi Jerawat, Bikin Wajah Lebih Mulus Seketika
-
Kevin Diks Bicara Periode Sulit Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bulog 2026 Dibuka Hari Ini, Siapkan KTP dan KK Anda Sekarang
-
Tasya Kamila Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Unggahan Kontribusi LPDP, Kini Singgung Pajak