NTB.Suara.com - Keberhasilan Pratama Arhan dalam berkarier di luar negeri ternyata tidak sejalan dengan peningkatan nilai pasar dirinya.
Hal ini terjadi pada pemain bekas PSIS Semarang yang saat ini bermain untuk klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy.
Dalam dua musim terakhir, berbeda dengan temannya, Asnawi Mangkualam, nilai pasar Pratama Arhan justru mengalami penurunan.
Meskipun sudah dua musim membela Tokyo Verdy, Pratama Arhan masih jarang mendapatkan kesempatan bermain.
Situasi ini diduga menjadi penyebab penurunan nilai pasar Pratama Arhan.
Namun demikian, Pratama Arhan tetap mendapatkan kepercayaan saat membela Timnas Indonesia.
Baik dalam Timnas Senior yang dilatih oleh Shin Tae-yong maupun Timnas Indonesia U-23 di bawah asuhan Indra Sjafri, Pratama Arhan selalu menjadi pilihan utama.
Pratama Arhan juga berperan penting dalam kemenangan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023 di Kamboja. Prestasi ini sangat membanggakan mengingat Indonesia sudah lama tidak meraih medali emas di ajang SEA Games, terakhir kali pada tahun 1991.
Menurut Transfermarkt, pada tanggal 27 Juni 2023, nilai pasar Pratama Arhan saat masih membela PSIS Semarang mencapai sekitar Rp 5,65 miliar. Namun, setelah bergabung dengan Tokyo Verdy pada tahun 2022, nilai pasar pemain ini turun menjadi sekitar Rp 4,35 miliar pada tanggal 6 Januari 2023.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Harus Diisi Jebolan Garuda Select di Piala Dunia U-17 2023, Kenapa?
Dengan demikian, nilai pasar Pratama Arhan telah turun sekitar Rp 1,3 miliar.
Hingga saat ini, Pratama Arhan telah memberikan satu assist melalui lemparan dalam saat bermain untuk Tokyo Verdy di ajang Piala Kaisar Jepang beberapa waktu lalu.
Namun, dia belum mendapatkan kepercayaan untuk tampil secara reguler dalam starting eleven tim.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur